Tiga Tipe Manusia Dihadapan Kebenaran

Tiga Tipe Manusia Dihadapan Kebenaran

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُ ۚ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْكَافِرِينَ – وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

“Dan siapakah yang lebih zhalim dari-pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir? Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS.Al-Ankabut:68)

Dua ayat mulia ini memberikan sebuah gambaran luar biasa tentang tipe-tipe manusia dihadapan kebenaran.

Ada tiga tipe manusia yang bisa kita petik dari ayat diatas :

1. Tipe manusia yang keras kepala dan menentang kebenaran. Sejelas apapun hidayah dan petunjuk yang datang tidak bisa menembus dinding ego dalam hatinya.

“Dan siapakah yang lebih zhalim dari-pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya?”

2. Tipe manusia yang gigih, bersungguh-sungguh serta ikhlas dalam mencari kebenaran. Mereka lah yang kelak akan sampai pada cahaya kebenaran yang sesungguhnya.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.”

3. Tipe yang ketiga lebih tinggi derajatnya dari tipe yang kedua. Karena tipe ini tidak pernah jauh dari kebenaran sehingga perlu untuk mendekat, mereka juga tidak pernah terpisah dari kebenaran sehingga harus mencari lagi.

Tipe ketiga ini selalu bersama kebenaran, merekalah Al-Muhsinin (orang-orang yang sering menebar kebaikan).

“Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”

Dari tipe-tipe diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa orang-orang yang mewakafkan dirinya untuk terus berbagi kebaikan lebih tinggi derajatnya dari para mujahid yang berjuang di medan peperangan.

Karena selain mereka berjuang di jalan Allah untuk menyelamatkan diri mereka di akhirat, mereka juga lebih mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri.

Hidup mereka dipenuhi dengan memberi kebaikan dan membantu orang yang membutuhkan.

Semoga Allah menggolongkan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang selalu berbuat kebaikan.

Komentar

Comments 1

  1. Zainul fanani says:

    Aamiin ya Robb.allohumma sholli ala muhammad wa ali muhammad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 145 pelanggan lain