Tiga Anjuran Al-Qur’an agar “aman” dalam Ber-Medsos !

Tiga Anjuran Al-Qur’an agar “aman” dalam Ber-Medsos !

khazanahalquran.com – Media sosial memberikan ruang yang luas untuk  meluapkan ekpresi, ide atau pendapat seseorang. Besar atau kecil, tua ataupun muda, lelaki dan wanita semua bisa mengungkapkan isi hati dan pikiran sesuka hatinya.

Orang yang pendiam bisa tampak paling ramai di akun medsosnya. Semuanya menjadi mudah, hanya dengan satu kali klik, apa yang kita ungkapkan bisa dilihat ribuan orang.

Kemudahan ini membuat sebagian orang menjadi lupa bahwa setiap kata yang terucap ada konsekuensinya. Setiap pikiran yang terlontar ada pertanggung jawabannya.

Nah, kali ini kita akan membahas tiga anjuran Al-Qur’an agar “aman” dalam menggunakan media sosial.

Apa tiga anjuran itu?

1.) Sampaikan sesuatu yang baik.

Allah swt berfirman,

وَقُلْ لِعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْ

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh, setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka.” (QS.Al-Isra’:53)

2 dan 3.) Sampaikan sesuatu yang pasti dan tepat.

Allah swt berfirman,

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS.Al-Isra’:36)

Media sosial memang berputar dalam dunia maya yang tak tampak dalam wujud nyata, sehingga banyak orang yang berucap seenak hatinya. Padahal kita harus tetap waspada terhadap setiap kalimat yang kita tulis dan disampaikan di medsos. Karena semua itu tetap akan dimintai pertanggung jawabannya.

Setiap kita ingin mengetik sesuatu, setiap kita ingin meng-update sebuah konten, sadari bahwa jari, mata, lisan dan telinga kita akan dimintai pertanggung jawaban.

Berapa banyak kalimat yang terlontar di dunia maya yang memakan korban ratusan jiwa?

Berapa banyak hoax yang menghilangkan rasa aman dari masyarakat?

Berapa banyak pendapat yang melukai persatuan?

Mari berpikir sebelum menyampaikan sesuatu. Karena ucapan kita di dunia maya tak ada bedanya dengan pendapat kita di dunia nyata.

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain