Ternyata Inilah Penyebab Utama Kerusakan di Bumi !

Khazanahalquran.com – Semakin lama kehidupan di bumi ini semakin suram. Alam semakin rusak, kedzaliman merajalela dan rasa aman pun menjadi barang langka. Kira-kira apa penyebab utama dari kehancuran dan kerusakan di muka bumi ini?

Allah swt berfirman,

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ * وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ * الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ

“Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan” (QS.asy-Syu’ara:150-152)

Dalam ayat ini Allah menggandengkan kata “berlebihan / melampaui batas” dengan “kerusakan di bumi”. Hal ini menjelaskan bahwa sumber dari kerusakan adalah perbuatan yang melampaui batas. Sifat berlebihan dari manusia mengakibatkan berbagai kerusakan di bumi-Nya.

Jika kita berbicara tentang perilaku berlebihan dan melampaui batas dalam Al-Qur’an, kita akan menemukan makna yang begitu luas, yaitu :

1. Terkadang yang dimaksud berlebihan adalah dalam urusan makan dan minum. Seperti firman-Nya,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا

“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.” (QS.al-A’raf:31)

2. Berlebihan dalam balas dendam ketika melakukan Qishos.

فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ ۖإِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا

“Janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.” (QS.al-Isra’:33)

3. Berlebihan dalam Ber-infak.

وَالَّذِينَ إِذَا أَنْفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

“Dan orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan (berada) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS.al-Furqon:67)

4. Berlebihan dalam menerapkan hukum sehingga berbohong.

إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ

“Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.” (QS.Ghafir:28)

5. Berlebihan dalam kepercayaan yang berujung pada keraguan.

كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ مُرْتَابٌ

“Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.” (QS.Ghafir:34)

6. Melampaui batas bermakna congkak dan sombong.

إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِنَ الْمُسْرِفِينَ

“Sesungguhnya dia (Fir’aun) adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas.” (QS.ad-Dukhon:31)

7. Melampaui batas bermakna mutlak perbuatan dosa apapun.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚإِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS.az-Zumar:53)

Dari berbagai makna ini menjadi jelas bahwa sifat berlebihan dan melampaui batas adalah sebab kerusakan di muka bumi ini. Maka hindarkan sifat berlebihan ini dari diri kita. Agar kita tidak termasuk golongan perusak di bumi-Nya.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY