Terkadang Kesedihan Adalah Cara Allah Mengantarmu Pada Kebahagiaan

Terkadang Kesedihan Adalah Cara Allah Mengantarmu Pada Kebahagiaan

khazanahalquran.com – Tentu setiap manusia pernah mengalami kejadian yang menyakitkan dalam hidupnya. Setiap mata pernah menangis dan setiap hati pernah bersedih. Selama nafas masih berhembus, tangis dan tawa akan terus datang silih berganti.

Bagi anda yang sedang dirundung kesedihan dan diselimuti duka, ingatlah bahwa anda tidak sendirian !

Setiap orang menyimpan kesedihannya masing-masing. Bahkan banyak orang yang kesedihannya jauh lebih dalam dari kesedihan yang menimpamu.

Ingatkah engkau dengan Ibu Musa as?

Tak berapa lama setelah melahirkan bayi lelaki yang ia nanti-nanti, keadaan memaksanya untuk menghanyutkan bayi ini ke sungai sebelum bala tentara Fir’aun memenggalnya.

أَنِ اقْذِفِيهِ فِي التَّابُوتِ فَاقْذِفِيهِ فِي الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِي وَعَدُوٌّ لَهُ

“(yaitu), letakkanlah dia (Musa) di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai (Nil), maka biarlah (arus) sungai itu membawanya ke tepi, dia akan diambil oleh (Fir‘aun) musuh-Ku dan musuhnya.” (QS.Tha-Ha:39)

Sepintas yang telihat adalah bayi ini dihanyutkan diatas sungai yang mengalir, kemudian hanyut mengikuti arus dan sampai ke tangan musuh.

Tapi apa yang sebenarnya terjadi?

Itu semua adalah cara Allah untuk menjaga dan melimpahkan rahmat serta kasih sayang-Nya kepada Musa as.

وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي

“Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS.Tha-Ha:39)

Bayi suci itu dipungut dan dirawat oleh musuhnya dan kemudian kembali ke pelukan sang ibu yang bertugas menyusuinya.

Saudaraku, banyak hal yang tak kau ketahui. Banyak rahasia yang tak mampu kau cerna. Bisa saja semua kepedihan yang kau lewati adalah cara Allah untuk menjaga dan menyenangkan hatimu dengan akhir yang indah.

Bukankah Nabi Yusuf as adalah manusia termulia di zamannya?

Lalu mengapa yang keluar dari penjara terlebih dahulu adalah dua lelaki yang berada satu sel dengan beliau? Mengapa beliau mendekam lebih lama didalam penjara?

Disini pula letak kasih sayang Allah. Yusuf as mendekam didalam penjara lebih lama dari dua lelaki yang bersamanya karena Allah sedang mempersiapkan beliau untuk menjadi orang nomer satu di Negeri Mesir.

Merenunglah sejenak, karena mungkin dibalik semua masalahmu ada kasih sayang Allah yang akan mengantarmu pada kebahagiaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 145 pelanggan lain