Tegakkan Keadilan Walau Pada Dirimu Sendiri !

khazanahalquran.com – Islam datang untuk menegakkan keadilan di bumi Allah. Bahkan Allah menjelaskan bahwa tujuan diutusnya para rasul dan diturunkannya kitab suci adalah demi terwujudnya keadilan diantara manusia.

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ

“Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil.” (QS.Al-Hadid:25)

Sering kita menuntut keadilan pada hal-hal yang berkaitan dengan diri kita. Tetapi kita sering acuh bahkan berbuat dzalim pada urusan yang berkaitan dengan orang lain.

Artinya, Islam mengajarkan untuk menegakkan keadilan walau dengan menyalahkan dirimu sendiri. Karena seringkali manusia teriak menuntut keadilan hanya pada sesuatu yang menimpa dirinya, keluarganya atau orang-orang yang berkepentingan dengannya. Ia menuntut keadilan dari orang lain namun enggan untuk berbuat adil kepada orang lain.

Dan sekali lagi Al-Qur’an berpesan, “Tegakkan keadilan walau pada dirimu, keluargamu dan siapapun tanpa pandang bulu !”

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu.” (QS.An-Nisa’:135)

Kita harus tutup mata saat menegakkan keadilan. Tutup mata bahwa itu adalah keluarga, kerabat atau orang kaya yang kita hormati, semuanya harus diperlakukan dengan sama dan seadil-adilnya.

Dalam ayat lain Allah menyebutkan bahwa terkadang manusia tidak berbuat adil karena ada kebencian dalam hatinya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa.” (QS.Al-Ma’idah:8)

Sering kita tidak berbuat adil karena yang kita hadapi adalah musuh kita atau orang yang tidak kita sukai. Siapapun dia, bila ia dalam posisi yang benar maka kita tetap harus bersikap adil padanya.

Konsep Islam adalah “Tegakkan keadilan walau pada musuh sekalipun !”

Karena itu seringkali Allah berpesan,

ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.” (QS.Al-Ma’idah:42)

Semoga bermanfaat….

Komentar

LEAVE A REPLY