Tauhid Menghilangkan Rasa Takut dari Hatimu

Tauhid Menghilangkan Rasa Takut dari Hatimu

khazanahalquran.com – Tugas utama dari diutusnya para Nabi adalah mengajak manusia untuk bertauhid yakni Meng-Esakan Allah swt.

Allah swt berfirman,

وَمَآ أَرۡسَلۡنَا مِن قَبۡلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِيٓ إِلَيۡهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعۡبُدُونِ

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku.” (QS.Al-Anbiya’:25)

Sebaliknya, setiap perbuatan menyekutukan Allah swt itu disebut oleh Al-Qur’an sebagai kedzaliman yang sangat besar.

يَٰبُنَيَّ لَا تُشۡرِكۡ بِٱللَّهِۖ إِنَّ ٱلشِّرۡكَ لَظُلۡمٌ عَظِيمٞ

”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (QS.Luqman:13)

Lebih dari itu, menyekutukan Allah dengan meyakini bahwa Allah memiliki anak, sekutu dan selainnya adalah perbuatan yang sangat keji, hingga Al-Qur’an menggambarkan dahsyatnya kekejian itu dalam firman-Nya :

تَكَادُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ يَتَفَطَّرۡنَ مِنۡهُ وَتَنشَقُّ ٱلۡأَرۡضُ وَتَخِرُّ ٱلۡجِبَالُ هَدًّا – أَن دَعَوۡاْ لِلرَّحۡمَٰنِ وَلَدٗا

“Hampir saja langit pecah, dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, (karena ucapan itu), karena mereka menganggap (Allah) Yang Maha Pengasih mempunyai anak.” (QS.Maryam:90-91)

Karena itu tugas utama dan tugas yang paling prinsip dari diutusnya para Nabi adalah mengajak manusia untuk meng-Esakan Allah swt.

Lalu mengapa tugas ini menjadi tugas yang paling prinsip dan utama?

Mengajak manusia menuju Tauhid dan meng-Esakan Allah adalah satu-satunya jalan bagi setiap manusia untuk meraih kebebasan yang sejati. Setiap orang tidak menjadi hamba bagi siapapun, setiap manusia itu setara dan mereka hanya pantas menjadi hamba Sang Pemilik Alam Semesta.

Mengajak kepada Tauhid adalah mengajak untuk kembali kepada fitrah dan naluri suci manusia. Dan lebih dari itu, Tauhid adalah satu-satunya power yang bisa menghilangkan rasa takut dalam hati manusia.

Seorang yang benar-benar bertauhid tidak akan memiliki rasa takut kecuali kepada Tuhannya. Yang ada dalam hatinya hanyalah ketenangan dan keyakinan bahwa Allah pasti akan membela dan menolongnya.

Al-Qur’an memberikan contoh bagaimana para Nabi dan orang-orang yang sholeh dalam kondisi apapun tetap mereka kembali kepada Allah Yang Maha Esa. Dan karena itu mereka mendapatkan ketenangan.

Lihatlah bagaimana Rasulullah saw ketika dikepung di gua, beliau hanya berkata :

لَا تَحۡزَنۡ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَنَا

“Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS.At-Taubah:40)

Lihatlah Nabi Musa as ketika berada dalam posisi yang sangat terjepit, antara kejaran pasukan Fir’aun dan lautan luas dihadapannya. Beliau hanya berkata,

قَالَ كَلَّآۖ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهۡدِينِ

Dia (Musa) menjawab, “Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS.Asy-Syu’ara:62)

Begitupula tukang-tukang sihir Fir’aun setelah beriman kepada Allah, mereka tidak takut dan tidak menghiraukan ancaman Fir’aun sama sekali.

Lihatlah Nabi Yunus as yang terjebak dalam gelapnya lautan ditengah gelapnya perut ikan, beliau hanya bertasbih :

لَا إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَٰنَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

“Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim.” (QS.Al-Anbiya’:87)

Lihatlah Nabi Yusuf as yang terperangkap didalam penjara penguasa, namun beliau tetap terus mengajak untuk bertauhid kepada Allah swt.

يَٰصَٰحِبَيِ ٱلسِّجۡنِ ءَأَرۡبَابٞ مُّتَفَرِّقُونَ خَيۡرٌ أَمِ ٱللَّهُ ٱلۡوَٰحِدُ ٱلۡقَهَّارُ

“Wahai kedua penghuni penjara! Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa?” (QS.Yusuf:39)

Lihatlah Ashabul Kahfi ketika lari ke gua, tidak ada yang mereka tuju kecuali Allah Yang Maha Esa.

لَن نَّدۡعُوَاْ مِن دُونِهِۦٓ إِلَٰهٗا

“Kami tidak menyeru tuhan selain Dia.” (QS.Al-Kahfi:14)

Tauhid mengantarkan manusia menuju kesuksesan dan keselamatan. Dan Tauhid juga menghilangkan semua rasa takut dan kegelisahan.

Karena itu pengetahuan yang pertama kali harus kita resapi adalah :

فَٱعۡلَمۡ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ

“Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang patut disembah) selain Allah.” (QS.Muhammad:19)

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain