Sudahkah Persiapan Kita Tertata Rapi?

Sudahkah Persiapan Kita Tertata Rapi?

khazanahalquran.com – Al-Qur’an sering mengingatkan kita tentang masa depan yang pasti. Tentang alam setelah alam ini. Tentang kehidupan yang abadi setelah kehidupan sementara ini.

Bahkan lebih detail Al-Qur’an menceritakan bahwa kehidupanmu di alam yang akan datang jauh lebih nyaman dari kehidupan di alam ini. Karena itulah Al-Qur’an selalu menuntut kita untuk waspada dan sadar, sejauh mana persiapan yang kita lakukan? Sebesar apa bekal yang telah kita persiapkan untuk menyambut perpindahan alam tersebut?

Allah swt berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٖۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS.Al-Hasyr:18)

Ayat ini secara tidak langsung ingin bertanya kepada kita :

“Apa yang telah kau sajikan untuk kehidupanmu nanti?

Apa yang telah kau persiapkan?

Apa yang telah kau simpan sebagai bekal kelak?”

Setiap orang yang akan bepergian pasti akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Pakaian, makanan, perlengkapan dan uang semuanya harus disiapkan dengan rapi.

Lalu apa yang telah kita persiapkan untuk melakukan perjalanan panjang menuju akhirat?

Apakah kita sudah siap ketika dijemput tiba-tiba oleh malaikat maut untuk memulai perjalanan ini?

Sudahkah wasiat tertulis dengan rapi untuk keluarga kita?

Sudahkah amal sholeh menjadi teman baik kita untuk menemani perjalanan?

Sudahkah solat kita terjaga dengan baik di awal waktunya?

Sudahkah kita melayani sesama dan memberi manfaat kepada mereka?

Manusia berlomba untuk mengisi tabungan di rekening demi masa depannya bersama keluarga, tapi sedikit sekali orang yang menabung bekal untuk kehidupan abadinya.

Ingatlah bahwa semua ini cepat atau lambat akan kita tinggalkan. Dan yang berguna hanyalah saldo di rekening akhirat kita.

Jangan sampai kita akan menyesal seperti yang Allah rekam dalam firman-Nya,

يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي

Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS.Al-Fajr:24)

Rasulullah saw pernah menceritakan, “Ketika seseorang wafat maka manusia akan bertanya apa yang ia tinggalkan untuk ahli warisnya, sementara malaikat pun bertanya apa yang telah ia sajikan untuk hari esoknya.”

Semoga kita selalu sadar untuk mempersiapkan diri menuju alam abadi, karena bekal yang paling bermanfaat disana adalah dalam firman-Nya :

وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيۡرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقۡوَىٰۖ

“Bawalah bekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS.Al-Baqarah:197)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain