Semua Khazanah Hanya Ditangan Allah !

khazanahalquran.com – Segala yang ada di dunia ini adalah milik Allah. Yang dibumi, dilangit dan di seluruh semesta alam ini hanyalah milik-Nya. Siapa yang dikehendaki oleh Allah akan diberi dan siapa yang tidak dikehendaki tidak akan mendapat apapun.

Allah swt berfirman,

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

“Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Kamilah khazanahnya; Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.” (QS.Al-Hijr:21)

Apabila ayat ini bisa menyatu dalam kehidupan kita, maka kita tidak akan pernah takut kepada tipu daya manusia yang ingin mencegah sampainya rezeki ke tangan kita. Karena Allah adalah Pemilik gudang kekayaan alam semesta.

Kita tidak akan takut bila tidak dibantu oleh orang yang kita harapkan.

Kita tidak akan resah bila orang-orang jahat berupaya mengganjal rezeki kita.

Jika pemiliknya telah berkehendak, maka bagaimanapun caranya rezeki itu akan sampai ke tangan hamba yang Dia kehendaki.

Semua keinginan dan angan-angan kita ada dalam khazanah Allah. Maka berharaplah hanya kepada-Nya. Minta-lah segala sesuatu pada Allah swt.

Dikisahkan bahwa orang-orang munafik bersikap kikir dan memprovokasi kaum Anshor untuk tidak memberi bantuan pada kaum Muhajirin yang datang bersama Rasulullah saw. Namun Allah menjawab sikap mereka dengan firman-Nya,

هُمُ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَىٰ مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّىٰ يَنْفَضُّوا ۗ وَلِلَّهِ خَزَائِنُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَفْقَهُونَ

“Mereka yang berkata (kepada orang-orang Ansar), “Janganlah kamu bersedekah kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah sampai mereka bubar (meninggalkan Rasulullah).”

Padahal milik Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.” (QS.Al-Munafiqun:7)

Jangan pernah gentar ketika ekonomi kita diboikot !

Jangan pernah takut bila usaha kita diganggu orang lain !

Kembalilah dan berlindunglah kepada pemilik yang sebenarnya. Karena Allah tidak menurunkan rezekinya kecuali dengan aturan yang tepat dan indah.

Dalam sebuah ayat Allah berfirman,

وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ

“Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki.” (QS.Asy-Syura:27)

Allah menurunkan rezeki-Nya kepada manusia dengan ukuran yang pas. Karena jika lebih atau kurang dari itu akan membahayakan manusia itu sendiri.

Apakah gudang kekayaan Allah itu memiliki bentuk?

Tidak ! Allah tidak memerlukan gudang untuk menyimpan kekayaan-Nya karena segala wujud ini adalah milik-Nya dan hanya berjalan sesuai dengan ketentuan-Nya.

Nabi Musa as dalam salah satu munajatnya pernah berseru, “Ya Allah tunjukkan padaku khazanah kekayaan-Mu.”

Allah swt menjawab, “Duhai Musa, sesungguhnya khazanah kekayaan-Ku adalah ketika Aku berkehendak Aku hanya ucapkan Kun Fayakuun -Jadi maka terjadilah !- ”

Gantungkan harapanmu hanya kepada Sang Pemilik Gudang Kekayaan Alam Semesta !

Dan jangan pernah takut karena kekayaan-Nya tidak akan pernah habis !

Semoga bermanfaat…

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY