Sebab-Sebab Kerusakan Masyarakat menurut Al-Qur’an

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

فَلَوْلَا كَانَ مِنَ الْقُرُونِ مِنْ قَبْلِكُمْ أُولُو بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسَادِ فِي الْأَرْضِ

“Maka mengapa tidak ada di antara umat-umat sebelum kamu orang yang mempunyai keutamaan yang melarang (berbuat) kerusakan di bumi.” (QS.Huud:116)

Jika kita ingin memperbaiki kerusakan ditengah masyarakat, sebelumnya kita harus mengenal terlebih dahulu apa itu al-fasad (kerusakan) dan penyebab-penyebabnya. Jika tidak, maka usaha untuk menumpas kerusakan itu akan sia-sia.

Sebenarnya Al-Qur’an telah memberikan gambaran yang sempurna tentang berbagai penyimpangan dan akibat-akibatnya. Dan sebagian penyebab dari kerusakan itu adalah :

1. Ambisi untuk bersenang-senang dalam hidup.

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ بَطِرَتْ مَعِيشَتَهَا

“Dan betapa banyak (penduduk) negeri yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya yang telah Kami binasakan.” (QS.Al-Qashash:58)

Karena orang-orang seperti ini hanya melihat kehidupan dari sisi materi dan kenikmatan, maka ambisi duniawi yang besar itu hanya akan menghasilkan kerusakan.

2. Kedzaliman.

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَمَّا ظَلَمُوا

“Dan sungguh, Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat zhalim.” (QS.Yunus:13)

3. Kefasikan (maksiat)

فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ

“Maka tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah). (QS.Al-Ahqaf:35)

4. Tidak mengikuti nasehat dan peringatan para nabi.

فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ

“Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka.” (QS.Asy-Syu’ara:139)

وَلَٰكِنْ لَا تُحِبُّونَ النَّاصِحِينَ

“Tetapi kalian tidak menyukai orang yang memberi nasihat.” (QS.Al-A’raf:79)

5. Mengikuti kehendak penguasa dan tirani.

قَالَتْ إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُوا قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا وَجَعَلُوا أَعِزَّةَ أَهْلِهَا أَذِلَّةً ۖ وَكَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ

Dia (Balqis) berkata, “Sesungguhnya raja-raja apabila menaklukkan suatu negeri, mereka tentu merusaknya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian yang akan mereka perbuat. (QS.An-Naml:34)

Sistem kerajaan dan segala bentuk tirani kekuasaan adalah sumber dari kerusakan. Karena itu Islam tidak pernah mengajarkan sistem kerajaan karena dibaliknya pasti melahirkan kerusakan umat.

Itulah sebagian penyebab-penyebab munculnya kerusakan. Setelah kita mengenali sebabnya, baru kita akan mempelajari apa saja tips-tips Al-Qur’an untuk memperbaiki dan melawan kerusakan. Karena Allah berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS.ar-Ra’d:11)

Komentar

LEAVE A REPLY