Sanksi bagi Orang Yang Mengingkari Janjinya Kepada Allah

khazanahalquran.com – Dalam Surat At-Taubah kita akan menemukan kisah seorang hamba yang berjanji kepada Allah swt kemudian ingkar dengan janjinya.

وَمِنْهُمْ مَنْ عَاهَدَ اللَّهَ لَئِنْ آتَانَا مِنْ فَضْلِهِ لَنَصَّدَّقَنَّ وَلَنَكُونَنَّ مِنَ الصَّالِحِينَ

Dan di antara mereka ada orang yang telah berjanji kepada Allah, “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebagian dari karunia-Nya kepada kami, niscaya kami akan bersedekah dan niscaya kami termasuk orang-orang yang shalih.” (QS.At-Taubah:75)

Ia berjanji, “Jika Allah memberiku kekayaan, aku akan bersedekah dan berbagi dan menjadi orang baik..”

Namun kenyataannya, setelah doanya terkabul, ia pun menjadi kikir dan pelit. Kemudian Allah memberikan sanksi kepadanya dalam firman-Nya,

فَأَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِي قُلُوبِهِمْ إِلَىٰ يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ بِمَا أَخْلَفُوا اللَّهَ مَا وَعَدُوهُ وَبِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

“Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai pada waktu mereka menemui-Nya, karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta.” (QS.At-Taubah:77)

Karena mengingkari janji kepada Allah maka Allah memberikan sanksi yang cukup berat baginya. Yaitu Allah biarkan kemunafikan itu tumbuh dalam hatinya dan terus menancap hingga ajal menjemput.

Tumbuh suburnya kemunafikan dalam hati seseorang bukanlah sanksi yang main-main. Karema itu mari kita melihat fenomena ini dalam kehidupan sehari-hari.

Seringkali manusia berjanji kepada Allah demi terkabulnya doa dan keinginan. Bahkan ia sampai bernadzar bila hajatnya terkabul maka ia akan melakukan hal ini dan itu.

Sayangnya ketika keinginan telah terwujud, banyak manusia yang lupa dengan janji-janjinya kepada Allah.

Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa mengingkari janji kepada Allah memberikan pengaruh yang sangat dahsyat bagi masa depan seseorang. Tumbuhnya kemunafikan yang akan terus menempel hingga akhir hayat adalah sanksi yang amat besar dan menakutkan.

Karena itu jangan sekali-kali mengkhianati janji kita kepada Allah karena akan memberi efek yang amat dahsyat bagi kelangsungan hidup kita.

Mungkin kita sering merasakan,

“Kenapa kita jadi malas untuk solat?”

“Mengapa berbuat maksiat jadi semakin enteng dan sering terulang?”

“Mengapa kita jadi mudah berbohong?”

Pertanyaan-pertanyaan ini terus muncul dan tentu setiap pertanyaan ini adalah sinyal bahwa ada yang tidak beres dalam hidup kita. Dan salah satu yang paling berpengaruh adalah janji kita kepada Allah swt.

Jangan pernah khianati janjimu kepada Allah. Karena setiap pengkhianatan akan memberi dampak yang amat besar.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY