Renungan pada Hari Terakhir di Bulan Ramadhan

Renungan pada Hari Terakhir di Bulan Ramadhan

khazanahalquran.com – Kita masih ingat ketika Allah memerintahkan kita untuk berpuasa dibulan Ramadhan, tujuannya tak lain adalah agar kita menjadi pribadi yang bertakwa.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS.Al-Baqarah183)

Segala perbuatan kita dianggap sukses apabila telah sampai pada tujuan yang diharapkan. Dan tentunya segala perbuatan yang tidak menyampaikan pada tujuan dihitung sebagai kegagalan.

Maka di hari terakhir dibulan Ramadhan ini, perlu kiranya kita merenung pada diri masing-masing, sudahkah hari-hari yang kita lewati dibulan suci ini mengantarkan kita menjadi orang yang bertakwa? Karena apabila kita sampai pada ketakwaan, berarti kita benar-benar telah melaksanakan ibadah puasa.

Kenapa takwa menjadi tujuan?

Karena memang Allah dengan Rahman dan Rahim-Nya tidak pernah memerintahkan sesuatu kecuali dibalik perintah itu ada kebaikan bagi manusia itu sendiri.

Memang tujuan puasa, bahkan tujuan dari seluruh ibadah dalam keterangan Al-Qur’an adalah takwa. Karena memang hanya takwa lah yang mampu menyelesaikan masalah dunia dan akhirat kita.

Apabila kita dalam kesulitan, yang dapat memberikan solusi hanyalah takwa.

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS.Ath-Thalaq:2)

Apabila rezeki kita sempit, maka yang mampu melancarkannya adalah takwa.

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS.Ath-Thalaq:3)

Apabila kita dalan kondisi sulit untuk menentukan yang mana yang benar dan salah, maka yang mampu menuntun kita adalah takwa.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Allah memiliki karunia yang besar.” (QS.Al-Anfal:29)

Mari kita renungkan bersama dan melihat pada diri masing-masing, sudahkah puasa kita tahun ini mengantarkan pada tujuan diwajibkannya ibadah puasa oleh Allah?

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.: (QS.Ath-Thalaq:5)

Sekali lagi takwa dan takwa. Karena hanya itulah bekal kita. Bekal untuk mengantarkan pada kesuksesan dunia dan akhirat.

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ

“Maka berbekal lah, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS.Al-Baqarah:197)

Dan tidak ada pakaian yang lebih indah dari pakaian ketakwaan.

وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ

“Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik.”  (QS.Al-A’raf:26)

Selama training pada sebulan penuh ini, semoga dapat mengantarkan kita menjadi pribadi yang benar-benar bertakwa. Sehingga kita mampu mencapai derajat menjadi kekasih Allah dan memperoleh bonus terbesar dibulan suci yang mulia ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain