Khazanahalquran.com – Nabi Yusuf as memiliki 11 saudara. Mereka semua iri kepada Yusuf dan bermaksud untuk mencelakainya. Sementara Nabi Musa as hanya memiliki satu saudara yaitu Harun as. Dia lah yang menjadi wazir disamping Nabi Musa. Dan dia lah yang selalu siap untuk membela dan membantu saudaranya.

Dua fenomena diatas memberi pelajaran kepada kita untuk tidak fokus kepada banyaknya jumlah, tapi mohonlah keberkahan dari Allah swt.

Mintalah keberkahan umur, harta, anak-anak serta rezeki. Tak peduli sedikit atau banyak. Karena manfaatnya tidak diperoleh dengan banyaknya jumlah, tapi semua itu bergantung pada keberkahannya.

Ada yang umurnya panjang, tapi hidupnya sia-sia. Ada yang umurnya singkat, tapi sangat bermakna.

Ada yang memiliki harta melimpah, tapi selalu kekurangan. Ada yang gaji pas-pasan, tapi penuh keberkahan.

Ada yang memiliki banyak anak, tapi hanya menambah beban. Ada yang anaknya sedikit, tapi memberi ketenangan.

Ada yang memiliki banyak ilmu, tapi tidak memberi manfaat. Ada yang ilmunya sedikit, tapi memberikan keberkahan yang luar biasa.

Berkah adalah prajurit Allah yang tersembunyi, yang dikirimkan kepada siapapun yang Dia kehendaki. Kemudian keberkahan itu menyatu dengan umur, harta, anak-anak serta ilmu manusia.

Jika keberkahan telah menyatu dengan harta, akan menjadikannya banyak.

Jika keberkahan menyatu dengan anak-anak, akan menjadikan mereka anak-anak yang soleh dan berbakti.

Jika keberkahan telah menyatu dengan tubuh, akan menjadikannya sehat dan kuat.

Jika keberkahan telah menyatu dengan waktu, akan menjadikannya bermanfaat.

Dan jika keberkahan telah menyatu dengan hati, akan menjadikannya penuh kebahagiaan.

 

Semoga Allah memberikan keberkahan dalam setiap sisi dari kehidupan kita semua.

Komentar

LEAVE A REPLY