Pelajaran Luar Biasa dari Kisah Ashabul Kahfi

Pelajaran Luar Biasa dari Kisah Ashabul Kahfi

khazanahalquran.com – Siapa yang tak kenal Ashabul Kahfi? Sekelompok pemuda yang hijrah dari kehidupan mereka yang serba cukup menuju sebuah goa yang gelap dan serba sulit, demi menyelamatkan iman dan keyakinan mereka.

Allah swt menceritakan,

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا – قُلِ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا ۖ لَهُ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا يُشْرِكُ فِي حُكْمِهِ أَحَدًا

“Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun. 

Katakanlah, “Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); milik-Nya semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tidak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain Dia; dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.” (QS.Al-Kahfi:25-26)

Selain kisahnya yang unik dan aneh, kisah Ashabul Kahfi juga menyimpan banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil. Seperti halnya kisah-kisah lain dalam Al-Qur’an yang juga penuh dengan hikmah dan pelajaran.

Dan sebagian dari hikmah terbaik dari kisah Ashabul Kahfi adalah :

1. Membuang kebiasaan “ikut-ikutan” dan tidak terpengaruh dengan warna mayoritas.

Sebagaimana yang diceritakan, para pemuda ini mempertahankan kebebasan berpikir mereka ditengah lingkungan masyarakat yang menyimpang dan mempengaruhi mereka. Keberanian inilah yang membuat mereka selamat dan merdeka dari tekanan masyarakat kala itu.

2. Hijrah dari lingkungan yang menyimpang.

Ashabul Kahfi bukan dari golongan faqir miskin. Mereka memiliki rumah dan kehidupan yang penuh kenikmatan. Namun semua itu mereka tinggalkan dan lebih memilih berhijrah menuju sebuah gua yang tidak memiliki apa-apa didalamnya. Semua mereka tinggalkan demi menyelamatkan keimanan mereka kepada Allah swt.

3. Menjaga rahasia dan merahasiakan informasi.

Salah satu pelajaran penting dari kisah ini adalah pentingnya menjaga rahasia ataupun informasi dari orang lain, khususnya dari telinga musuh. Coba bayangkan berapa kerugian yang akan kita dapat hanya karena tersebarnya sebuah rahasia?

4. Tidak ada perseteruan diantara manusia, jika mereka semua berada dijalan Allah.

Seorang mentri duduk berdekatan dengan penggembala. Dan keduanya duduk bersama anjing yang menjaga mereka didepan gua.

Ini adalah pelajaran tersendiri yang dapat kita petik, bahwa perbedaan status kedudukan duniawi tidak mampu mempengaruhi mereka yang berjalan ditengah kebenaran.

5. Datangnya pertolongan Allah yang tak terbayangkan di puncak masalah.

Bila kita bertahan dijalan kebenaran, maka pertolongan Allah akan datang di waktu yang paling tepat. Bagaimana kita melihat Allah menidurkan mereka di waktu yang lama untuk menyelamatkan mereka dari kekejaman musuh. Lalu dibangunkan diwaktu yang paling tepat, yakni disaat benih-benih tauhid telah tumbuh subur ditengah masyarakat.

Sungguh tak dapat dibayangkan bagaimana Allah menjaga jasad mereka yang tertidur ratusan tahun dari perubahan-perubahan dan kejadian yang lainnya.

Semoga bermanfaat….

Komentar

Comments 1

  1. Danis Arbi says:

    Assalamulaikum wr,wb
    Terima kasih banyak buat khazanahalquran sudah membuat artikel yang bermanfaat untuk orang lain, semoga khazanahalquran sukses selalu dalam membuat artikel.
    http://www.safaridakwah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 145 pelanggan lain