Meraih Kebahagiaan Tak Cukup dengan Usahamu !

Khazanahalquran.com – Kali ini kita akan merenungi, beberapa ayat dari Surat Huud. Allah SWT berfirman,

يَوْمَ يَأْتِ لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ فَمِنْهُمْ شَقِيٌّ وَسَعِيدٌ * فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ * خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ * وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ

Di kala datang hari itu, tidak ada seorangun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.

Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),

mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.

Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di adalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.

(QS.Huud:105-108)

Yang aneh dari Ayat ini adalah lafadz شَقُوا  menggunakan Sighoh Mabni Lil Ma’lum, yang menunjukkan arti “mereka yang celaka”.

Sementara lafadz سُعِدُوا menggunakan Sighoh Mabni Lil Majhul, yang menunjukkan arti “mereka yang dibahagiakan”.

Secara bahasa, fenomena ini begitu unik, kenapa ada perbedaan antara keduanya? Satu disebut “yang celaka” dan yang lainnya disebut “yang dibahagiakan”?

Perbedaan penggunaan bentuk dari dua kata ini menyimpan pelajaran yang begitu dalam, yaitu :

Manusia memilih jalan kesengsaraan dengan pilihannya sendiri. Namun mereka yang memilih jalan kebahagiaan butuh dengan pertolongan Allah. Tanpa pertolongan itu, mustahil ia mampu menapaki jalan kebahagiaan yang sulit dan berliku.

Tapi perlu diingat bahwa pertolongan Allah itu hanya diberikan pada mereka yang punya ikhtiyar dan usaha untuk memilih jalan kebahagiaan.

Maka renungkan ayat ini dalam-dalam agar kita tidak termasuk dari mereka yang celaka.

Komentar

LEAVE A REPLY