Manusia Sukses adalah Manusia Yang Bergerak Sesuai Tujuannya !

Manusia Sukses adalah Manusia Yang Bergerak Sesuai Tujuannya !

khazanahalqura.com – Setiap manusia pasti memiliki tujuan dalam hidupnya. Sadar atau tidak, jelas atau samar, setiap orang pasti punya tujuan hidup.

Manusia yang sukses adalah manusia yang memiliki tujuan yang jelas, kemudian ia istiqomah bergerak dan berjalan untuk sampai pada tujuan tersebut.

Sebaliknya, apabila ia menyimpang dari tujuan hidupnya maka ia tidak akan pernah berhasil.

Orang yang ingin menjadi dokter maka tentunya ia mempelajari kedokteran dengan jalur yang telah ditentukan. Mustahil ia akan menjadi dokter bila ia menekuni jurusan lain seperti pertanian atau pertambangan.

Sekali lagi manusia yang sukses adalah ia yang bergerak dan berjalan sesuai tujuan yang ingin ia raih.

Mungkin semua orang mengerti tentang teori ini. Semua orang tau bahwa bila tujuannya ingin menjadi dokter maka selayaknya ia belajar tentang kedokteran, bukan lainnya.

Namun manusia sering lalai dengan tujuan hidup yang sebenarnya. Hingga akhirnya ia berjalan diatas jalur yang menyimpang dari tujuan aslinya.

Tujuan manusia diciptakan adalah kembali kepada Allaha swt. Setiap orang yang beriman harus sadar dengan tujuan besar ini sehingga ia bisa mengatur jalan hidupnya agar bisa sampai pada tujuan ini.

Ada tiga tugas penting yang harus dipegang oleh setiap mukmin yang ingin sukses mencapai tujuannya.

1. Hendaknya ia mengenali jalan untuk mencapai tujuan itu (Sirothol Mustaqim).

2. Hendaknya ia berjalan diatas Sirothol Mustaqim

3. Hendaknya ia beristiqomah dan bertahan diatas Sirothol Mustaqim.

Mengapa kita harus berpegang pada tiga tugas penting ini?

Karena tujuan hidup kita adalah sampai kepada Allah swt. Bukankah Allah swt berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدۡحٗا فَمُلَٰقِيهِ

“Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.” (QS.Al-Insyiqaq:6)

Sebenarnya mengapa kita harus mengenal Sirotohol Mustaqim, berjalan diatasnya dan beristiqomah agar tidak berpaling dari jalan ini?

Karena disana ada musuh yang tanpa lelah dan bosan akan selalu menarik manusia untuk keluar dari Sirothol Mustaqim. Bukankah Iblis telah bersumpah seperti yang diabadikan dalam firman-Nya,

قَالَ فَبِمَآ أَغۡوَيۡتَنِي لَأَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَٰطَكَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ

(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.” (QS.Al-A’raf:16)

ثُمَّ لَأٓتِيَنَّهُم مِّنۢ بَيۡنِ أَيۡدِيهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ أَيۡمَٰنِهِمۡ وَعَن شَمَآئِلِهِمۡۖ وَلَا تَجِدُ أَكۡثَرَهُمۡ شَٰكِرِينَ

“Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (QS.Al-A’raf:17)

Misi setan adalah menggunakan bermacam cara dari semua arah untuk memalingkan manusia dari tujuan hidup yang sebenarnya. Membelokkan manusia dari Sirothol Mustaqim agar tidak bisa sampai pada Tuhannya.

Apakah sebenarnya Sirothol Mustaqim itu?

Secara ringkas kita sebutkan bahwa :

1. Sirothol Mustaqim adalah agama Allah swt.

قُلۡ إِنَّنِي هَدَىٰنِي رَبِّيٓ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ دِينٗا قِيَمٗا مِّلَّةَ إِبۡرَٰهِيمَ حَنِيفٗاۚ

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku telah memberiku petunjuk ke jalan yang lurus, agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus.” (QS.Al-An’am:161)

2. Sirothol Mustaqim adalah mengikuti Rasulullah saw.

وَٱتَّبِعُونِۚ هَٰذَا صِرَٰطٞ مُّسۡتَقِيمٞ

“Ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS.Az-Zukhruf:61)

3. Nabi Muhammad saw dan seluruh para Nabi adalah Sirothol Mustaqim.

إِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ – عَلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ

“Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,yang berada di atas jalan yang lurus.” (QS.Ya-Sin:3)

Maka tugas utama kita sebagai seorang mukmin adalah mencurahkan seluruh kemampuan kita untuk mengenal Sirothol Mustaqim, berjalan diatasnya dan selalu istiqomah dan tidak pernah goyah bertahan diatasnya.

Inilah salah satu rahasia mengapa Allah swt mewajibkan didalam setiap solat kita untuk membaca.

ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus.” (QS.Al-Fatihah:6)

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 173 pelanggan lain