Lawan Kedzaliman, Bela yang Terdzalimi !

Lawan Kedzaliman, Bela yang Terdzalimi !

khazanahalquran.com – Islam tidak hanya melarang kita berbuat dzalim bahkan Islam melarang kita untuk condong ataupun bekerja sama dengan orang dzalim.

Kali ini kita akan mengupas satu ayat tentang cara kita bersikap dihadapan kedzaliman, fitnah serta rayuan dunia yang tak ada habisnya.

Allah swt berfirman,

وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

“Dan janganlah kamu cenderung kepada orang yang zhalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, sedangkan kamu tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, sehingga kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS.Hud:113)

Ayat ini memberikan beberapa poin penting yang perlu kita renungkan :

1. Jangan pernah mendekati, condong bahkan bekerja sama dengan orang-orang dzalim.

Mereka yang berbuat dzalim bukan hanya pemimpin diktator atau penguasa tiran, tapi seluruh pelaku kedzaliman tanpa terkecuali.

Misal kedzaliman dalam bentuk ekonomi dengan memotong rezeki orang lain, menjadikan mereka kesulitan memperoleh penghidupan, pekerjaan ataupun tempat tinggal.

2. Mereka yang condong dan rela dengan orang dzalim akan mendapatkan dua konsekuensi.

a. Di akhirat mendapat siksa api neraka.

“…yang menyebabkan kamu disentuh api neraka…”

b. Di dunia tidak pernah memperoleh pertolongan Allah.

“..sehingga kamu tidak akan diberi pertolongan.”

Karena itu berhati-hatilah dalam mendekati orang dzalim. Jangan pernah meng-iyakan atau mensetujui rencana dzalim mereka. Karena condongnya hati kita kepada mereka saja memberi konsekuensi yang amat berat di dunia maupun di akhirat. Apalagi jika kita bekerja sama dengan mereka?

Sayyidina Ali bin Abi tholib pernah berpesan kepada kedua putranya,

كُونَا لِلظَّالِمِ خَصْمًا وَ لِلْمَظْلُوْمِ عَوْنًا

“Jadikan diri kalian berdua musuh bagi orang dzalim dan pembela bagi orang yang terdzalimi.”

Semoga bermanfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 145 pelanggan lain