Konsep Al-Qur’an : Menampakkan Kenikmatan Sebagai Rasa Syukur

Konsep Al-Qur’an : Menampakkan Kenikmatan Sebagai Rasa Syukur

khazanahalquran.com – وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

“Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).” (QS.Adh-Dhuhaa:11)

Salah satu ajaran Al-Qur’an yang penting untuk kita pahami adalah perintah untuk “menampakkan kenikmatan” yang diberikan oleh Allah swt. Yaitu menampakkan kenikmatan dengan tujuan untuk mengungkapkan syukur, bukan untuk sombong dan bangga diri.

Mengapa Allah memerintahkan hal ini?

Karena mengungkapkan kenikmatan yang telah ia terima dari Allah menggiring manusia untuk sadar dan bersyukur bahwa semua ini dari-Nya. Bukan hanya dari kepintaran atau usaha kita saja.

Karena banyak orang yang diberi kenikmatan oleh Allah namun menampakkan dirinya begitu  susah dan tak memiliki apa-apa. Seakan Allah tidak memberikan apapun kepadanya.

Selain itu, menampakkan kenikmatan ini membuat kita selalu ingat betapa besar kenikmatan yang kita terima dari Allah. Sehingga ketika ada sesuatu yang kurang, kita tidak merasa sedih karena telah banyak kenikmatan yang Allah curahkan untuk kita. Ketika kehilangan sesuatu, kita akan bersyukur karena masih memiliki sesuatu yang lain.

Orang-orang yang selalu mengingat nikmat Allah tidak akan dihinggapi rasa putus asa atas cobaan yang menimpanya. Hatinya selalu tenang, walau sebesar apapun masalah ya g ia hadapai. Karena ia sadar betul, bahwa Allah selalu memperhatikannya dan selalu memberinya yang terbaik.

Rasulullah saw bersabda,

إنَّ الله يُحِبُّ أَن يَرَى ءاثَارَ نِعمَتِه على عَبدِه

“Sesungguhnya Allah senang melihat hasil dari kenikmatan (yang diberikan oleh-Nya) atas hamba-Nya.”

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain