Kisah : Lakukan Segala Sesuatu dengan Sempurna Hingga Akhir Cerita.

Kisah : Lakukan Segala Sesuatu dengan Sempurna Hingga Akhir Cerita.

khazanahalquran.com – Dikisahkan ada seorang ahli bangunan yang telah bekerja cukup lama di sebuah perusahaan. Dia merasa sudah tiba saatnya untuk pensiun dari pekerjaannya.

Siang itu ia mendatangi bos untuk meminta izin pengunduran diri. Si bos tersenyum dan berkata, “Bangunlah satu rumah lagi sebagai pekerjaan terakhirmu. Setelah itu engkau aku izinkan untuk keluar.” Ia pun setuju dengan permintaan bosnya.

Karena ini pekerjaan yang terakhir, ia pun bekerja setengah hati dan asal-asalan agar bangunan ini cepat selesai. Ia tidak bekerja seperti biasanya, karena ia merasa tidak perlu membuat rumah yang sempurna, karena ia tidak berharap proyek lain setelah ini.

Setelah jadi, ia menyerahkan kunci rumah kepada si bos. Namun bos itu kembali tersenyum dan berkata,

“Ambillah rumah ini. Karena pekerjaan terakhirmu ini adalah hadiah dari perusahaan saya.”

Lelaki ini terkejut dan menyesali perbuatannya. Ia tidak menduga bahwa rumah itu akan menjadi miliknya. Dalam hati ia bergumam, “Bodohnya diriku, andai aku tau rumah itu akan diberikan padaku, aku akan membangunnya dengan indah dan sempurna.”

Begitulah, penyesalan selalu datang di akhir cerita. Dan kisah hidup manusia tidak jauh berbeda dengan kisah lelaki diatas.

Semua perbuatan yang kita lakukan akan kembali pada diri kita nanti. Perbuatan itu bagai bangunan yang kelak akan kita tempati.

Allah swt berfirman,

يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ

“Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.” (QS.Az-Zalzalah:6)

Allah menciptakan alam semesta dengan sempurna, karena itu Allah sangat mencintai hamba yang berusaha melakukan amal yang terbaik dan yang paling sempurna.

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya. (QS.Al-Kahfi:7)

Islam selalu mendorong manusia untuk melakukan apapun dengan tuntas dan sempurna, bukan asal-asalan. Jika perbuatan kita setengah-setengah, maka hasilnya pun akan setengah-setengah. Karena semuanya akan kembali pada diri kita sendiri.

Dalam ayat lain Allah berfirman,

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun. (QS.Al-Mulk:2)

Ayat-ayat Al-Qur’an selalu mendorong manusia untuk menjadi yang terbaik, bukan hanya baik saja. Rasulullah saw pernah berpesan,

إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ

“Sungguh Allah menyukai bila seorang dari kalian melakukan suatu perbuatan agar disempurnakan (perbuatan tersebut.)”

Maka lakukan segala sesuatu dengan tuntas dan sempurna. Karena semua perbuatan akan kembali pada diri ktia.

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain