Kerinduan Untuk Bertemu dengan Allah

Kerinduan Untuk Bertemu dengan Allah

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

قَالَ هُمْ أُولَاءِ عَلَىٰ أَثَرِي وَعَجِلْتُ إِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضَىٰ

Dia (Musa) berkata, “Itu mereka sedang menyusul aku dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar Engkau ridha (kepadaku).” (QS.Tha-Ha:84)

Ayat ini adalah jawaban Nabi Musa as atas pertanyaan Allah tentang alasannya lebih cepat datang ke “tempat pertemuan” dengan-Nya.

“Dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar Engkau ridha (kepadaku).”

Nabi Musa as telah tenggelam dalam lautan cinta kepada Allah swt. Semakin dekat waktu pertemuan, gejolak cinta dan kerinduan itu semakin bergejolak. Seperti ada kekuatan tersembunyi yang mendorongnya menuju “tempat pertemuan” itu.

Nabi Musa as telah merasakan manisnya cinta dan munajat kepada Allah swt. Beliau pun merasakan bahwa seluruh kenikmatan dunia ini tidak berarti sama sekali dibandingkan waktu sesaat untuk bermunajat kepada-Nya.

Imam Ja’far as-Shodiq as berpesan,

“Seorang yang merindu tidak berselera terhadap makanan, tidak menikmati minuman, tidak nyenyak tidurnya, tidak terhibur dengan sahabatnya dan tidak nyaman dengan rumahnya.”

Dia beribadah siang dan malam dengan berharap agar bisa sampai kepada sesuatu yang ia rindukan. Seperti apa yang diceritakan Allah tentang Musa as,

“Dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar Engkau ridha (kepadaku).”

Semoga kita mampu meraih cinta dan selalu rindu kepada-Nya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 145 pelanggan lain