Kepala Rumah Tangga Harus Peka Terhadap Kondisi Rumahnya !

khazanahalquran.com – Kali ini kita akan mengambil pelajaran dari salah satu kisah dalam Al-Qur’an. Jika kita menceritakan Sayyidah Maryam, tentu tak akan terlepas dari peran Nabi Zakaria as.

Pada suatu waktu Nabi Zakaria as mendatangi Maryam dalam mihrabnya, Allah swt menceritakan :

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ

Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” (QS.Ali ‘Imran:37)

Dari kisah singkat ini, kita ingin mengambil pelajaran penting tentang kepekaan seorang kepala rumah tangga.

Nabi Zakaria as tidak pernah berburuk sangka dengan Maryam karena beliau mengetahui derajat wanita suci ini di sisi Allah swt, namun ketika melihat ada yang ganjil di mihrab Maryam, Nabi Zakaria tetap mempertanyakan dari mana datangnya makanan itu.

Kisah ini mengajarkan bahwa menjadi kepala rumah tangga harus peka terhadap segala sesuatu yang masuk kedalam rumahnya. Sehingga ia mengetahui apa yang terjadi dalam rumah tangganya.

Bila kepala keluarga acuh dan tidak peka, maka banyak hal masuk ke dalam rumahnya tanpa ia tau. Mulai dari hal kecil seperti makanan yang tidak jelas kehalalannya sampai pengaruh-pengaruh negatif yang memiliki efek yang sangat merusak rumah tangga.

Tugas kepala rumah tangga tidak hanya memenuhi nafkah keluarganya, tapi juga menjadi ujung tombak dalam menjaga dan menyelamatkan istri dan anak-anaknya.

Belajarlah untuk peka dengan hal-hal ganjil yang terjadi pada anak kita. Peka lah terhadap raut wajah mereka yang tak seperti biasanya. Dekati mereka, tanyakan masalah mereka sehingga anak-anak kita tidak mencari jalan keluar dari selain orang tuanya.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY