Kenali Penyakit Yang Merusak Pahala Ketaatan !

Kenali Penyakit Yang Merusak Pahala Ketaatan !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan segala amalmu.” (QS.Muhammad:33)

Setelah dipanggil sebagai orang-orang beriman, Allah swt masih memerintahkan mereka untuk taat. Sebagai penekanan bahwa keimanan itu perlu dibuktikan dengan ketaatan dan mengikuti ketentuan Allah swt.

Yang menarik adalah pada akhir ayat ini disebutkan bahwa “Janganlah kalian rusak atau batalkan amal ketaatan itu.”

Akhir ayat ini menunjukkan bahwa ketaatan saja tidak cukup, di sisi lain kita juga harus mengenali apa yang merusak dan membatalkan perbuatan tersebut.

Apa saja hal-hal yang dapat menghapus amalan kita?

Ketaatan yang telah kita bangun, kebaikan yang telah kita tabung, semuanya bisa saja habis karena kita tidak memperhatikan hal-hal yang menghapus pahala tersebut.

1. Kesyirikan.

لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ

“Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu.” (QS.Az-Zumar:65)

2. Bersikap kurang ajar dihadapan Rasulullah saw, seperti mengangkat suara dihadapan beliau.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.” (QS.Al-Hujurat:2)

3. Mengungkit atau mengganggu orang-orang miskin menghapus pahala sedekah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima).” (QS Al-Baqarah:264)

4. Riya’

وَالَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ رِئَاءَ النَّاسِ

“Dan (juga) orang-orang yang menginfakkan hartanya karena ria dan kepada orang lain (ingin dilihat dan dipuji).” (QS.An-Nisa’:38)

5. Dalam riwayat disebutkan bahwa kesombongan, hasud dan sifat ujub juga menghapus pahala ketaatan.

إِنَّ الحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَات كَمَا تَأكُلُ النَّارُ الحَطَب

“Sesungguhnya hasud (sifat iri / dengki) memusnahkan kebaikan seperti api melahap kayu.”

Kita dituntut untuk berlomba dalam kebaikan dan ketaatan, tapi kita juga harus memperhatikan hal-hal yang menghapus pahala ketaatan tersebut. Jangan sampai kita telah menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran untuk berbuat baik lalu semuanya habis karena kita tidak menjaganya.

Maka renungkan ayat berikut ini :

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

“Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.” (QS.Al-Furqan:23)

Semoga bermanfaat..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 190 pelanggan lain