Kebodohan adalah Sumber Kebengisan Manusia !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِنْدَ اللَّهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti.” (QS.Al-Anfal:22)

Anda heran melihat manusia-manusia bengis yang lebih kejam dari binatang buas sekalipun?

Jangan heran karena Al-Qur’an telah menceritakan tentang hal itu. Di satu sisi manusia bisa melesat tinggi jauh melebihi Malaikat dan satu sisi ia bisa jatuh terjerembab hingga lebih rendah dari binatang.

Salah satu faktor utama yang meningkatkan sisi kebinatangan manusia adalah kebodohan. Ketika seseorang meninggalkan anugerah ilmu yang Allah berikan, maka ia akan terjun bebas hingga menyentuh derajat yang paling bawah, dibawah binatang-binatang sekalipun.

Allah telah memberinya akal untuk belajar dan berpikir, tapi ia mengabaikannya dan lebih memilih untuk mengikuti hawa nafsu dan fanatisme buta. Hasilnya, ia tidak lebih baik dari binatang.

Kebengisan muncul dari kebodohan. Ketika seseorang lari dari jalan hidayah, spontan ia akan menggunakan semua fasilitas yang Allah berikan dijalan keburukan. Semakin dalam ia akan terus terjerumus dalam kebejatan yang tak bertepi.

Bukankah Allah swt berfirman,

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

“Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.” (QS.Al-A’raf:179)

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY