Kebahagiaan Dibalik Kalimat “Inna Lillah wa Inna Ilaihi Rojiun”

Kebahagiaan Dibalik Kalimat “Inna Lillah wa Inna Ilaihi Rojiun”

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (QS.Al-Baqarah:156)

Kalimat “Inna lillah wa inna ilaihi rojiun” memang identik dengan suasana sedih, kehilangan atau datangnya musibah. Namun di sisi lain, kalimat ini seperti air yang memadamkan api kesedihan.

Kalimat ini adalah kabar gembira bagi mereka yang kembali kepada Allah dan penyejuk hati bagi kerabat yang ditinggalkan.

Mengapa bisa demikian?

Ya, kalimat itu menjadi kabar gembira karena orang yang meninggal akan kembali kepada Tuhan yang Arhamur Rahimin (Paling Pengasih dari yang pengasih), tidak ada yang menyayanginya seperti Allah swt. Ia akan kembali kepada Tuhan yang Maha Pengampun. Maka sebaik apapun kehidupan dunia tidak akan mampu mengalahkan indahnya kehidupan akhirat disaat seorang hamba kembali kepada Tuhannya.

Di sisi lain, kalimat “Inna lillah wa inna ilaihi roji’un” juga menjadi isyarat kebahagiaan bahwa semua telah kembali kepada pemilik aslinya. Dan Sang Pemilik tidak akan menyia-nyiakan apa yang dimilikinya.

Ketika nyawa telah terpisah dari tubuh, ia kembali kepada Sang Pemiliknya.

Ketika harta digenggaman kita lenyap, titipan itu telah kembali pada Pemiliknya.

Ketika apapun yang kita miliki hilang, maka sungguh semua itu adalah titipan dan telah kembali pada Pemiliknya.

Maka siapkan diri kita untuk kembali, agar kita bertemu Allah swt dengan wajah yang berseri-seri.

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 142 pelanggan lain