Jangan Mendekati Batas-Batas Allah !

Jangan Mendekati Batas-Batas Allah !

khazanahalquran.com – تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا

“Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.” (QS.Al-Baqarah:187)

Al-Qur’an menyebut hukum-hukum Allah sebagai batas-batas ilahi. Yaitu batas antara halal dan haram atau batas antara yang dilarang dan diperbolehkan.

Dan yang menarik untuk kita perhatikan adalah ayat ini tidak langsung melarang kita untuk melanggar batasan tersebut. Namun Allah berfirman, “maka janganlah kamu mendekatinya.”

Seperti yang kita temukan dalam ayat larangan untuk mendekati zina,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS.Al-Isra’:32)

Dan juga seperti ayat larangan untuk mendekati harta anak yatim,

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ

“Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai dia dewasa.” (QA.Al-Isra’:34)

Karena mendekati maksiat menguatkan bisikan-bisikan untuk melakukan perbuatan dosa. Dan tak jarang malah mendorong untuk melanggar batasan Allah tersebut.

Karena itu Islam lebih jauh melarang kita untuk mendekati tempat-tempat yang bisa menjerumuskan pada maksiat. Seperti larangan untuk duduk bersama para peminum khamr, walau tanpa menyentuh minuman itu. Juga seperti larangan untuk berduaan bersama wanita yang bukan muhrim.

Rasulullah saw bersabda,

إِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ ، فَمَنْ يَرْتَعُ حَوْلَ الْحِمى يُوشَكُ أَنْ يَقَعَ فِيه

“Sesungguhnya batasan Allah (yang tidak boleh dilanggar) adalah sesuatu yang diharamkan-Nya. Siapa yang mendekat atau mencari kesenangan diantara batasan itu maka dikhawatirkan ia akan terjerumus didalamnya.”

Maka orang-orang yang bertakwa tidak hanya meninggalkan hal-hal yang haram tapi tidak mendekati batas-batas yang diharamkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain