Jangan Gembira Ketika Engkau Mampu Menuduh Orang Lain !

Jangan Gembira Ketika Engkau Mampu Menuduh Orang Lain !

khazanahalquran.com – Sebagian manusia memiliki watak yang amat keji. Dia menganggap dirinya hebat dan cerdik ketika mampu mengelabui, menipu dan memutar balikkan fakta. Dia merasa puas ketika mampu menuduh orang lain melakukan sesuatu yang tidak ia lakukan.

Orang semacam ini sangat gembira ketika orang lain menjadi tertuduh padahal ia sendiri adalah pelakunya.

Tidakkah ia menyadari bahwa Allah melihatnya dan Allah mengetahui apa yang ia lakukan ?

Tidakkah ia sadar bahwa cepat atau lambat ia pasti akan mati?

Tidakkah ia berpikir bahwa disaat ia menuduh orang lain dengan kesalahan yang tidak ia lakukan, kelak bisa saja ia juga dituduh dengan kesalahan yang tidak ia lakukan?

Bukankah dunia selalu memberikan hasil dari apa yang kita lakukan? Bukankah semua yang kita lakukan akan kembali pada diri kita sendiri?

Maka berhati-hatilah ketika dirimu berbuat salah kemudian kesalahan itu kau lemparkan kepada orang lain.

Berhati-hatilah ketika engkau menuduh orang lain dengan kesalahan yang tidak ia perbuat.

Ingatlah firman Allah tentang dosa orang yang menuduh orang lain dan menganggap dirinya bersih, kemudian ia berbangga karena bisa melemparkan kesalahan kepada orang lain.

Allah swt berfirman,

وَمَن يَكۡسِبۡ خَطِيٓـَٔةً أَوۡ إِثۡمٗا ثُمَّ يَرۡمِ بِهِۦ بَرِيٓـٔٗا فَقَدِ ٱحۡتَمَلَ بُهۡتَٰنٗا وَإِثۡمٗا مُّبِينٗا

“Dan barangsiapa berbuat kesalahan atau dosa, kemudian dia tuduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sungguh, dia telah memikul suatu kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS.An-Nisa’:112)

Dalam ayat ini disebutkan bahwa orang semacam ini memiliki dosa yang sangat nyata dan menakutkan.

Padahal Allah selalu membuka pintu taubat-Nya, lalu mengapa ia tidak bertaubat dan malah melempar kesalahan kepada orang lain?

Akhir-akhir ini kita sering menyaksikan orang-orang yang berbuat kekejian lalu menuduh orang lain yang melakukannya. Semua fakta diputarbalikkan, yang indah dianggap buruk dan yang buruk ditampilkan seakan indah. Yang tidak salah disalahkan dan yang salah dianggap benar.

Maka renungkanlah ayat ini selalu karena disana ada ancaman Allah yang begitu dahsyat bagi orang-orang yang menuduh yang tidak bersalah dan memutar balikkan fakta yang sebenarnya.

Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat semacam ini.

Semoga bermanfaat ..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain