Jangan Gelisah dengan Penolakan Mereka !

Jangan Gelisah dengan Penolakan Mereka !

khazanahalquran.com – Bagi seseorang yang ingin menyerukan kebenaran, ia harus menyadari dan mempersiapkan diri bahwa disana banyak orang yang akan menolak kebenaran yang ia sampaikan.

Banyak yang akan meragukan, mendustakan bahkan menghinakan kebenaran yang ia bawa.

Kesadaran ini harus dibangun sejak awal. Agar ketika banyak penentangan dan penolakan, semangatnya tidak mengendur dan tekadnya untuk memperjuangkan kebenaran tidak memudar.

Allah swt berfirman,

وَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقُلْ لِي عَمَلِي وَلَكُمْ عَمَلُكُمْ ۖ أَنْتُمْ بَرِيئُونَ مِمَّا أَعْمَلُ وَأَنَا بَرِيءٌ مِمَّا تَعْمَلُونَ

Dan jika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah, “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS.Yunus:41)

Karena tugas para Nabi dan tugas para pengikut mereka adalah hanya menyampaikan, membimbing dan menjelaskan tanpa paksaan.

Jangan pernah gelisah, minder ataupun kehilangan semangat disaat anda menghadapi banyak penolakan dan penentangan. Usahamu untuk menyampaikan kebenaran telah memiliki nilai yang besar di sisi Allah, sementara ditolak ataupun diterima bukanlah urusanmu. Karena tugasmu telah selesai pada titik ini.

Dalam ayat ini Rasulullah saw diperintahkan untuk berkata kepada mereka,

Dan jika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah, “Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Setiap orang akan bertanggung jawab dengan apa yang ia pilih.

Islam adalah agama yang dibangun dengan argumentasi yang kuat dan akhlak yang mulia. Namun agama ini juga tidak pernah berkompromi dengan orang-orang yang memusuhinya.

Disaat kita menyampaikan kebenaran, sejak awal perlu kita tegaskan bahwa tugas kita hanya menyampaikan. Kita akan berlepas tangan dengan pilihan yang akan mereka tentukan.

Jangan pernah meng-iyakan perbuatan yang berseberangan dengan kebenaran, jangan pernah memberi simpati kepada mereka.

Ucapkan dengan tegas, “Bagiku amal perbuatanku dan bagi kalian amal perbuatan kalian. Kalian tidak bertanggung jawab dengan apa yang saya lakukan dan saya berlepas tangan dari apa yang kalian lakukan.”

Sampaikan kebenaran dengan cara yang terbaik dan jangan pernah gelisah karena penolakan dan penentangan dari orang lain.

Semoga bermanfaat.

Komentar

Comments 2

  1. Anonim says:

    Semua orang berbuat baik saja………..
    Tidak perlu menunggu, tidak usah menggalang manusia atau dana, tapi lakukan saja.
    Kalau tidak ada yang mengikuti apalagi menjadi pola tidak apa2, karena pasti Tuhan tahu bahwa Kita telah berbuat.
    Lakukan saja kebaikan, jadilah orang yg bermanfaat.
    Tq ya…

  2. Suryono says:

    Semua orang berbuat baik saja………..
    Tidak perlu menunggu, tidak usah menggalang manusia atau dana, tapi lakukan saja.
    Kalau tidak ada yang mengikuti apalagi menjadi pola tidak apa2, karena pasti Tuhan tahu bahwa Kita telah berbuat.
    Lakukan saja kebaikan, jadilah orang yg bermanfaat.
    Tq for all..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 166 pelanggan lain