Jangan Bangga dengan Amal Kebaikanmu !

Jangan Bangga dengan Amal Kebaikanmu !

khazanahalquran.com – Kita diperintahkan oleh Allah swt untuk selalu beramal bahkan berlomba dalam melakukan amal kebaikan. Bukankah Allah swt berfirman,

فَٱسۡتَبِقُواْ ٱلۡخَيۡرَٰتِۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرۡجِعُكُمۡ جَمِيعٗا

“Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan.” (QS.Al-Ma’idah:48)

Namun harus kita sadari bahwa :

Ketika kita mampu melakukan amal kebaikan..

Ketika kita mampu berlomba berlomba untuk beramal sholeh..

Itu semua bukan murni karena kepandaian dan kemampuan kita, tapi disitu ada nikmat dan bimbingan dari Allah swt.

Bukankah segala sesuatu yang ada pada diri kita hanyalah pemberian dan bimbingan dari-Nya?

Kesehatan adalah anugerah dari Allah, kita rajin dan mampu melakukan amal sholeh juga merupakan bimbingan dari Allah. Bukankah Allah swt berfirman,

وَمَا بِكُم مِّن نِّعۡمَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِ

“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah.” (QS.An-Nahl:53)

Segala sesuatu yang ada pada kita dalam bentuk nikmat dan anugerah semuanya adalah pemberian dari-Nya. Karena itu ketika kita mampu melakukan kebaikan, yakinilah bahwa Allah yang memberikan kita kemampuan untuk melakukan kebaikan ini. Sehingga hati kita tidak merasa sombong dan congkak dengan kebaikan yang kita lakukan.

Ketika engkau bersedekah, berarti Allah telah memberi nikmat kepadamu untuk bisa berbagi dengan yang lain..

Ketika engkau bisa berbagi berarti Allah telah menjauhkanmu dari sifat kikir..

Ketika engkau mampu berinfak berarti Allah telah membimbingmu untuk lulus dalam ujian harta yang diberikan kepadamu..

Maka dari itu, ketika engkau mampu melakukan amal sholeh jangan pernah meremehkan orang yang belum mampu melakukan hal itu.

Syukurilah kebaikan yang dapat kau lakukan dan yakini bahwa engkau tidak akan mampu melakukannya tanpa anugerah dan bimbingan dari Allah swt.

Allah swt berfirman,

وَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَٱتَّبَعۡتُمُ ٱلشَّيۡطَٰنَ إِلَّا قَلِيلٗا

“Sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja (di antara kamu).” (QS.An-Nisa’:83)

Tanpa anugerah dan bimbingan Allah niscaya kita akan lebih banyak mengikuti setan.

Ketika kita mampu melawan setan dan beramal sholeh itu adalah bimbingan dan nikmat dari-Nya. Maka jangan pernah bangga diri dengan kebaikan yang kau lakukan.

Orang yang bangga dengan amal sholehnya akan meremehkan orang lain..

Orang yang bangga dengan kebaikannya akan terkena penyakit ujub yang akan menghapus semua pahala kebaikan itu.

Karenanya setiap kita melakukan amal baik, segera bersyukur kepada Allah karena Allah telah memberikan kita kemampuan untuk berbuat baik.

Semoga bermanfaat…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain