Jangan Abaikan Pilihan Allah !

khazanahalquran.com – Setiap orang tentu mencari yang terbaik untuk hidupnya. Ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, pasti ia akan memilih yang kita anggap paling baik.

Namun sayangnya, sering yang kita anggap baik ternyata tidak baik untuk diri kita. Tapi paling tidak itulah standar manusia dalam memilih sesuatu.

Bila disadari bahwa kita tidak mampu menentukan sesuatu yang terbaik untuk diri kita sendiri dan pengetahuan kita begitu lemah untuk memilih yang terbaik, maka serahkan pilihan itu kepada Dzat yang paling tau dan paling mengerti yang terbaik untuk kita.

Serahkan pilihan itu kepada Allah, Dzat yang penuh kasih dan yang hanya menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya.

Pasrahkan pilihan hidupmu kepada Allah dalam segala hal. Dalam urusan hukum atau urusan lainnya.

Jangan pernah kita memilih sesuatu setelah Allah, bila kita memilih sesuatu diluar pilihan Allah maka sadar atau tidak kita merasa lebih pandai dari Allah swt. Akankah kita mengajari Allah dalam urusan agama-Nya sehingga kita berbelit-belit mencari alasan untuk lepas darinya.

قُلْ أَتُعَلِّمُونَ اللَّهَ بِدِينِكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Katakanlah (kepada mereka), “Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS.Al-Hujurat:16)

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.” (QS.Al-Ahzab:36)

Bila Allah telah menentukan sesuatu, ingatlah bahwa itu yang terbaik walau itu terlihat buruk dalam bayanganmu.

Dalam urusan keseharian pun, serahkan semua pilihan yang terbaik kepada Allah swt.

Ingatlah kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa as.

Bila perahu itu tidak dirusak oleh Nabi Khidir, maka perahu itu akan dirampas oleh raja yang dzalim.

Bila anak itu tidak dibunuh, pasti anak itu akan menyengsarakan kedua orang tuanya.

Bila dinding yang hampir roboh itu tidak dibangun, maka anak yatim itu akan kehilangan peninggalan ayahnya.

Bagi Nabi Musa as pilihan Khidir tampak tidak elok dan tidak indah, merusak perahu, membunuh seorang anak, membangun dinding di lingkungan yang penduduknya kikir. Tapi dibalik pilihan itu ada maslahat yang jauh lebih besar.

Yakinilah selalu bahwa semua pilihan Allah adalah yang terbaik, walau bagi kita tampak tidak indah.

وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS.Al-Baqarah:216)

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY