Hati-Hati, Inilah Tiga Tanda Orang Fasiq !

Hati-Hati, Inilah Tiga Tanda Orang Fasiq !

Khazanahalquran.com – Tentu kita sering mendengar kata “fasiq”. Namun tahukah kita apa tanda-tanda orang fasiq itu? Jangan-jangan kita termasuk didalamnya?

Allah swt berfirman,

الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الأرْضِ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi. (QS.al-Baqarah:27)

Tiga tanda orang fasiq :

1. Melanggar Perjanjian dengan Allah.

Mereka memiliki perjanjian-perjanjian dengan Allah seperti perjanjian untuk bertauhid, menyembah-Nya dan perjanjian untuk tidak mengikuti setan dan hawa nafsu. Namun mereka melanggar itu semua dan lebih memilih untuk mengikuti setan dan hawa nafsu.

2. Memutus apa yang diperintahkan Allah untuk disambung.

Banyak ahli tafsir memaknai kalimat ini dengan arti “memutus silaturahmi”. Namun jika dilihat lebih dalam, ayat ini memiliki makna yang lebih luas. Yaitu memutus seluruh hubungan yang Allah perintahkan untuk disambung. Seperti menyambung silaturahmi, menyambung sedekah, menyambung hajat masyarakat dan lain sebagainya.

3. Berbuat kerusakan di bumi Allah.

Jelas tanda utama orang fasiq adalah berbuat kerusakan. Karena mereka melupakan Allah dan melanggar ketentuan-Nya. Mereka pun jauh dari rasa kemanusiaan dan kasih sayang. Hingga akhirnya mereka melakukan berbagai perbuatan yang menyimpang.

Kemudian ayat ini ditutup dengan pernyataan tegas bahwa “mereka lah orang-orang yang merugi.”

Bagaimana tidak merugi, sementara mereka menyia-nyiakan kekuatan dan potensinya untuk meraih kebahagiaan abadi. Lalu memilih jalan yang menyimpang yang mengantarkannya pada kesengsaraan dan kehancuran.

Ya, mereka lah orang-orang fasiq, yang telah memilih untuk keluar dari jalan Allah swt. Sehingga tidak ada tempat bagi mereka kecuali kerugian.
Semoga kita tidak termasuk golongan yang merugi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain