Harta dan Kedudukan Bukan Tolak Ukur Kemuliaan Manusia !

Khazanahalquran.com – Terkadang manusia menjadikan banyaknya harta dan tingginya kedudukan sebagai tolak ukur kedekatannya dengan Allah SWT. Semakin dihormati orang, ia merasa semakin dicintai Allah.

Padahal Allah SWT berfirman,

وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَىٰ إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَ

Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga). (QS.Saba’:37)

Ayat ini ingin membuang semua bentuk pemikiran yang menganggap harta, anak atau jabatan adalah tolak ukur kedekatan dengan Allah. Semua kekuatan, kekayaan atau kedudukan yang kita miliki tidak ada nilainya sama sekali di mata-Nya. “Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun.”

Lalu apa yang menentukan kedekatan manusia dengan Tuhannya?

Kita akan temukan jawabannya pada terusan ayat ini, “tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh…”

Hanya dua hal yang menjadi barometer kedekatan kita dengan Allah, yaitu Iman dan Amal Sholeh. Perbedaan manusia ditentukan oleh tinggi rendahnya kadar iman dan amal baiknya.

Tak hanya itu, Al-Qur’an pun menyebut harta dan anak-anak sebagai ujian. Bukan sebagai penentu kemuliaan seseorang.

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah ujian.” (QS.al-Anfal:28)

Dan lebih dari itu, apabila kita tidak bisa menjaga dan membimbing keluarga kita maka mereka bisa menjadi musuh kita dalam mendekatkan diri kepada Allah.

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS.at-Taghabun:14)

Maka anak, istri, harta dan kedudukan jika kita warnai dengan warna iman dan amal Sholeh maka semua itu bisa mendekatkan diri kita kepada Allah. Namun jika tidak, maka justru semua itu dapat menjauhkan kita dari-Nya.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY