Fir’aun dan Pemutar Balikan Fakta

Fir’aun dan Pemutar Balikan Fakta

khazanahalquran.com – Setiap kita mendengar nama Fir’aun, spontan kita akan membayangkan sosok manusia yang paling keji dan kejam. Sosok manusia yang congkak dan sombong. Tiada hari yang dilewati tanpa kedzaliman dan kedurjanaan. Hingga pada puncaknya ia mengaku sebagai Tuhan yang paling tinggi.

Salah satu kedurjanaan Fir’aun yang diabadikan oleh Al-Qur’an adalah pemutarbalikan fakta. Ia punya banyak cara untuk mengaburkan sebuah masalah sehingga masyarakat tidak mendengar suara kebenaran.

Bila kita perhatikan, musuh-musuh Allah setidaknya mempunyai dua misi dalam menghadang perjuangan para Nabi.

Pertama, mereka ingin menghalangi manusia agar tidak mengikuti kebenaran dan tetap hidup dalam kebatilan.

Kedua, mereka selalu berbuat onar dan menciptakan berbagai kerusuhan di bumi Allah agar manusia sibuk dengan hal-hal tersebut sehingga tidak mendengar suara kebenaran.

Itulah yang dilakukan oleh Fir’aun ketika Nabi Musa mulai menjalankan dakwahnya. Upaya untuk memutar balikkan fakta segera dilakukan. Spontan sosok Fir’aun yang biadab dan bengis tiba-tiba tampil sebagai pemimpin yang sok peduli dengan rakyatnya. Kata-kata Fir’aun kala itu diabadikan dalam Al-Qur’an :

إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمۡ أَوۡ أَن يُظۡهِرَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡفَسَادَ

“Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi.” (QS.Ghafir:26)

Fir’aun yang melakukan semua kekejian tapi kali ini ia menuduh Musa akan merusak agama masyarakat dan melakukan kerusakan di muka bumi.

Cara semacam ini selalu terulang di setiap zaman. Setiap penguasa yang dzalim atau kelompok yang melakukan kedzaliman pasti berusaha memutar balikkan fakta ditengah masyarakat.

Pelaku keburukan berteriak paling keras menuduh orang lain berbuat buruk, sementara ia berusaha tampil sebagai penyelamat yang baik.

Begitu pula Allah merekam bagaimana kaum munafik menggunakan metode pemutarbalikan fakta dalam usaha mereka melawan kebenaran.

لَقَدِ ٱبۡتَغَوُاْ ٱلۡفِتۡنَةَ مِن قَبۡلُ وَقَلَّبُواْ لَكَ ٱلۡأُمُورَ حَتَّىٰ جَآءَ ٱلۡحَقُّ وَظَهَرَ أَمۡرُ ٱللَّهِ وَهُمۡ كَٰرِهُونَ

“Sungguh, sebelum itu mereka memang sudah berusaha membuat kekacauan dan mengatur berbagai macam tipu daya bagimu (memutarbalikkan persoalan), hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah urusan (agama) Allah, padahal mereka tidak menyukainya.” (QS.At-Taubah:48)

Jelas metode ini telah dilakukan turun temurun oleh mereka yang ingin melakukan kerusakan di bumi Allah. Mereka tidak rela melihat panji kebenaran berkibar karena akan melibas seluruh kepentingan busuk mereka. Berbagai cara dilakukan bahkan walau harus berubah penampilan.

Karenanya kita harus memiliki nalar yang sehat untuk bisa melihat persoalan, yang mana yang benar dan yang mana yang salah.

Semoga bermanfaat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 180 pelanggan lain