Dia-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana

Dia-lah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana

khazanahalquran.com – Ayat-ayat Al-Qur’an sering diakhiri dengan Nama Allah. Sebagian ahli tafsir menyebutkan bahwa Nama Allah yang terletak di akhir ayat adalah kunci untuk memahami makna ayat tersebut.

Karena itu kita akan menemukan Nama Allah yang berbeda-beda pada ayat-ayat Al-Qur’an. Terkadang sebuah ayat ditutup dengan Ghofurun Rohim, Khobirun Alim, Azizun Hakim, dan lain sebagainya.

Kali ini kita akan mengungkap rahasia dibalik Nama Allah yang sering digandengkan. Kita akan temukan Allah menggandengkan Nama Al-Hakim dengan Al-Alim, atau Al-Hakim dengan Al-Khobir dalam banyak ayat-ayat Al-Qur’an.

Nama-nama diatas memiliki arti Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Dua nama ini digandengkan untuk memberi pelajaran bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untukmu dan Dia Maha Bijaksana untuk menentukan apa yang paling tepat untukmu.

Bila kita resapi dua Nama Allah ini maka kita akan hidup dalam ketenangan dan ketentraman. Karena kita telah meyakini bahwa :

Allah Mengetahui apa yang aku cari dan apa yang aku minta. Namun Allah Maha Bijaksana untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk terkabulnya harapa-harapanku.

Salah satu penggunaan Nama Allah ini tercantum dalam kisah Nabi Ibrahim as. Berpuluh tahun beliau meminta kepada Allah untuk mendapatkan keturunan yang sholeh. Hingga sampailah beliau di umur tuanya, tiba-tiba hari itu malaikat datang membawa kabar gembira tentang akan hadirnya seorang anak dari rahim istrinya.

فَأَوۡجَسَ مِنۡهُمۡ خِيفَةٗۖ قَالُواْ لَا تَخَفۡۖ وَبَشَّرُوهُ بِغُلَٰمٍ عَلِيمٖ – فَأَقۡبَلَتِ ٱمۡرَأَتُهُۥ فِي صَرَّةٖ فَصَكَّتۡ وَجۡهَهَا وَقَالَتۡ عَجُوزٌ عَقِيمٌ – قَالُواْ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡحَكِيمُ ٱلۡعَلِيمُ

Maka dia (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, “Janganlah kamu takut,” dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).

Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata, “(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul.”

Mereka berkata, “Demikianlah Tuhanmu berfirman. Sungguh, Dialah Yang Mahabijaksana, Maha Mengetahui.” (QS.Adz-Dzariyat:28-30)

Istri Nabi Ibrahim as merasa heran dengan kabar ini, namun kemudian ayat ini di akhiri dengan Nama-Nya,

“Sungguh, Dialah Yang Mahabijaksana, Maha Mengetahui.”

Allah Maha Bijaksana tentang kapan doamu akan terkabul.

Maka bagi anda yang doanya belum dikabulkan. Bagi anda yang memohon keturunan, memohon keluasan rezeki, memohon kesembuhan dan memohon apapun, jangan pernah putus asa dan berhenti berharap.

Yakinilah bahwa Allah swt mendengar doamu dan akan mengabulkan doamu diwaktu yang paling tepat.

Bukankah Nabi Ibrahim as ketika telah memiliki anak di masa tuanya beliau bersyukur,

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى ٱلۡكِبَرِ إِسۡمَٰعِيلَ وَإِسۡحَٰقَۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

“Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishak. Sungguh, Tuhanku benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.” (QS.Ibrahim:39)

Jangan pernah putus asa dalam doamu, karena Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana dalam menentukan kapan waktu yang tepat untuk terkabulnya doamu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 170 pelanggan lain