Dekat dengan Solat, Dekat dengan Surga !

khazanahalquran.com – Dalam surat Al-maarij, disebutkan sembilan sifat ahli surga, yaitu :

1. Istiqomah dalam melaksanakan solat.

الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ

“Mereka yang tetap setia melaksanakan shalatnya.” (QS.Al-Ma’arij:23)

2. Mengeluarkan sebagian hartanya untuk memenuhi hak orang-orang yang membutuhkan.

وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ – لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

“Dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta (QS.Al-Ma’arij:24-25)

3. Meyakini hari pembalasan.

وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ

“Dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan.” (QS.Al-Ma’arij:26)

4. Takut terhadap adzab Allah.

وَالَّذِينَ هُمْ مِنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ – إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ

“Dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya. Sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya), .” (QS.Al-Ma’arij:27-28)

5. Menjaga kemaluan.

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ – إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ – فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

“Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Maka barangsiapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS.Al-Ma’arij:29-31)

6 dan 7. Menjaga amanat serta janji.

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

“Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya.” (QS.Al-Ma’arij:32)

8. Jujur dalam kesaksian.

وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ

“Dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya. (QS.Al-Ma’arij:33)

9. Memelihara solat.

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

“Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.” (QS.Al-Ma’arij:34)

Sifat-sifat ini telah merangkum semua sisi jasmani dan rohani seseorang.

Uniknya, sifat-sifat ini dimulai dengan solat dan diakhiri pula dengan solat. Hanya bedanya sifat pertama tentang konsistennya seseorang dalam menjalankan solat dan sifat terakhir adalah tentang menjaga adab, syarat dan kekhusyua’annya.

Kemudian pada ayat selanjutnya Allah menjanjikan kepada mereka :

أُولَٰئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُكْرَمُونَ

“Mereka itu dimuliakan di dalam surga.” (QS.Al-Ma’arij:35)

Ya, solat dan surga adalah dua hal yang tak terpisahkan. Dari ayat-ayat ini kita akan mengambil satu kesimpulan penting yang harus menjadi pegangan hidup kita bahwa :

“Jika anda menjaga dan memperhatikan solat, maka solat itupun akan menjaga anda !”

Sejauh apa kita menjaga dan memperhatikan solat, sejauh itu pula solat itu akan menjaga kita.

Tidakkah Allah berfirman,

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.” (QS.Al-Ankabut:45)

Sedekat apa kita dalam menjalankan solat dengan semua adab dan syarat-syaratnya, maka sedekat itu pula jarak kita dengan surga.

Rasulullah saw bersabda,

مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُوْرًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَة

“Siapa yang menjaganya (Sholat) maka ia akan memperoleh cahaya, petunjuk dan keselamatan di Hari Kiamat.”

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY