Darimana Datangnya Kesulitan?

khazanahalquran.com – Allah Maha Mengetahui kelemahan manusia. Dalam beberapa ayat pun Allah menyinggung bahwa manusia memang diciptakan dalam kondisi lemah.

وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا

“Dan manusia diciptakan (bersifat) lemah.” (QS.An-Nisa’:28)

Karena itu Allah selalu memberikan kemudahan kepada manusia dalam menjalani kehidupannya. Dalam firman-Nya Allah meringkas perjalanan manusia hingga akhir kisahnya dalam sebuah ayat,

مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ – ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ – ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ

“Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya. Kemudian jalannya Dia mudahkan, kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya.” (QS.’Abasa:19-21)

Dalam ayat singkat ini Allah menceritakan awal penciptaan manusia dari setetes air yang hina lalu dimatikan dan dikuburkan. Namun yang menarik dalam ayat ini Allah sebutkan,

“…Kemudian jalannya Dia mudahkan…”

Seakan-akan hakikat asli dari kehidupan manusia adalah kemudahan. Sementara kesulitan itu hanya datang sementara dan akan segera hilang. Kesulitan itupun tidak datang seketika, pasti ada sebab-sebab yang mengundangnya.

Bahkan dalam sebuah ayat Allah berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS.Al-Baqarah:185)

Dari sejak Nabi Adam as saat tinggal di taman surga, Allah telah halalkan semua yang ada didalamnya kecuali satu hal, yaitu buah khuldi.

Ini adalah simbol bahwa Allah memberikan berbagai kemudahan di dunia ini. Allah memberikan segala fasilitasnya untuk manusia dan hanya sedikit yang dilarang oleh Allah swt.

Lalu darimana datangnya kesulitan?

Kesulitan itu datang ketika kita melanggar ketentuan-Nya. Ayat ini ingin mengingatkan bahwa sebenarnya segala sesuatu itu mudah, namun ulah kita sendiri yang mendatangkan kesulitan demi kesulitan.

Memang hidup di dunia tidak akan lepas dari kesulitan. Namun kesulitan yang dihadapi oleh orang-orang yang berada dijalan Allah pasti disertai dengan kemudahan dan jalan keluar. Dan mereka pun tidak gelisah ketika menghadapi kesulitan tersebut, karena mereka yakin dengan firman-Nya,

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.” (QS.Al-Insyirah:6)

Karena itu yakinilah bahwa Dzat Yang Maha Indah tidak akan memberi kecuali sesuatu yang indah. Optimislah selalu bahwa kemudahan dan jalan keluar pasti akan menyertai orang-orang yang beriman.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY