Cinta karena Allah dan Benci karena Allah !

Cinta karena Allah dan Benci karena Allah !

khazanahalquran.com – Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa perbuatan yang terbaik adalah ketika kita melakukan sesuatu karena Allah. Walau perbuatan itu tampak kecil, namun apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan hanya karena Allah, maka perbuatan yang kecil akan bernilai besar.

Begitupula dalam menjalin hubungan dengan sesama. Tolok ukur terbaik adalah ketika kita mencintai karena Allah dan membenci juga karena Allah.

Artinya semua hubungan yang terjalin harus tetap sejalan dengan ketentuan Allah swt. Mungkin hari ini saya akrab dengan seseorang, tapi besok mungkin saya harus berpisah dengannya. Karena tidak ada hubungan apapun yang lebih mahal daripada hubungan kita dengan Sang Pencipta.

Semua hubungan dan ikatan yang dibangun hanya atas dasar kepentingan kelak akan membawa kesengsaraan.

ٱلۡأَخِلَّآءُ يَوۡمَئِذِۭ بَعۡضُهُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّ إِلَّا ٱلۡمُتَّقِينَ

“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (QS.Az-Zukhruf:67)

Karena itu hendaklah semua hubungan dan ikatan yang kita bangun dilandasi dengan kecintaan kita kepada Allah swt.

Apabila kita mulai menjadikan seluruh alasan dari sikap dan perbuatan kita hanya karena Allah swt, maka kita akan lebih dekat dengan kebahagiaan.

Dalam surat Al-Mujadalah Allah swt berfirman,

لَّا تَجِدُ قَوۡمٗا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ يُوَآدُّونَ مَنۡ حَآدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوۡ كَانُوٓاْ ءَابَآءَهُمۡ أَوۡ أَبۡنَآءَهُمۡ أَوۡ إِخۡوَٰنَهُمۡ أَوۡ عَشِيرَتَهُمۡ

“Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya.”

Artinya dia siap berpisah dengan siapapun, walau dari sahabat, kerabat bahkan keluarga apabila hubungan itu menjadikannya bertentangan dengan Allah swt.

Kemudian Allah menjanjikan lima hadiah bagi mereka yang siap meninggalkan segalanya demi Allah swt. Tiga hadiah itu akan ia peroleh di dunia dan dua akan ia dapatkan di akhirat.

Adapun ganjaran yang akan diperoleh di dunia adalah :

1. Allah akan mengokohkan keimanan mereka sehingga semua gangguan tidak akan menggoyahkan keimanan mereka.

أُوْلَٰٓئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ ٱلۡإِيمَٰنَ

“Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan..”

2. Allah akan memberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai rintangan.

وَأَيَّدَهُم بِرُوحٖ مِّنۡهُۖ

“dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia.”

3. Allah akan menjadikan mereka sebagai bala tentara Allah, yang artinya mereka pasti akan mendapatkan kesuksesan.

أُوْلَٰٓئِكَ حِزۡبُ ٱللَّهِۚ أَلَآ إِنَّ حِزۡبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ

“Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.”

1. Surga yang kekal abadi dengan semua kenikamatan didalamnya.

وَيُدۡخِلُهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ

“Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya.”

2. Allah memberikan seluruh kerelaan kepada mereka dan itulah puncak kebahagiaan tertinggi.

رَضِيَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُۚ

“Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya.” (QS.Al-Mujadilah:22)

Mari kita mengikat hubungan hanya karena Allah agar kita dapat meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 171 pelanggan lain