Bulan Rahmat dan Maghfiroh

Bulan Rahmat dan Maghfiroh

khazanahalquran.com – Bulan suci Ramadhan adalah bulan disaat Allah swt menebar rahmat dan ampunan kepada seluruh hamba-Nya. Bahkan dalam Hadist Rasulullah saw membagi bulan ini dalam tiga bagian :

هُوَ شَهرٌ أوَّلُهُ رَحمَةٌ ، وأوسَطُهُ مَغفِرَةٌ ، وآخِرُهُ الإِجابَةُ وَالعِتقُ مِنَ النّارِ

“(Bulan ramadhan) adalah bulan yang awalnya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya adalah terkabulnya doa serta terbebas dari api neraka.”

Kenapa bulan ini identik dengan rahmat dan ampunan? Bukankah rahmat Allah selalu tercurah kepada hamba-Nya? Dan bukankah pintu ampunan selalu terbuka kepada siapapun yang mau kembali?

Ya, rahmat Allah tidak pernah terputus kepada hamba-Nya. Tiada dalam wujud ini yang bisa lepas dari rahmat-Nya,

وَرَحۡمَتِي وَسِعَتۡ كُلَّ شَيۡءٖ

“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS.Al-A’raf:156)

Begitu juga Allah swt tidak pernah menutup pintu ampunan-Nya. Sebesar apapun dosa yang dilakukan seorang hamba, Allah masih memberi kesempatan kepadanya untuk kembali dan memohon ampunan atas dosanya.

Akan tetapi di bulan yang mulia ini. Bulan diturunkannya Al-Qur’an dan bulan yang didalamnya ada laylatul qadr rahmat dan ampunan Allah akan diberikan berlipat-lipat ganda.

Tanpa rahmat dan ampunannya, kehidupan kita akan menjadi sia-sia dan celaka. Setiap orang punya kesempatan untuk menjadi seorang yang beruntung atau merugi.

Orang yang beruntung adalah mereka yang dekat dengan rahmat dan memperoleh ampunan Allah swt. Dan orang yang paling merugi adalah seorang yang dijauhkan dari rahmat Allah dan ampunan-Nya.

Karena itu Nabi Nuh as dalam salah satu ungkapannya kepada Allah swt, beliau berkata :

وَإِلَّا تَغۡفِرۡ لِي وَتَرۡحَمۡنِيٓ أَكُن مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ

“Apabila Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi.” (QS.Hud:47)

Karenanya seringkali Allah swt menggandengkan kata rahmat dan ampunan. Seperti dalam ayat-Nya,

وَرَبُّكَ ٱلۡغَفُورُ ذُو ٱلرَّحۡمَةِ

“Dan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang.” (QS.Al-Kahfi:58)

Bulan ini adalah bulan rahmat dan ampunan. Mari kita meraih sebanyak-banyaknya rahmat dan ampunan dari Allah swt.

Rasulullah saw pernah menggambarkan bahwa orang yang paling celaka adalah seorang yang mendapati bulan Ramadhan namun dosanya belum diampuni setelah berpisah dari bulan suci ini.

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa bila seorang hamba tidak diampuni dibulan Ramadhan maka ia tidak akan mendapatkan kesempatan sebesar itu kecuali ia wukuf di Arafah.

Semoga bermanfaat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain