Bulan Ibadah dan Ikhlas !

Bulan Ibadah dan Ikhlas !

khazanahalquran.com – Bulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk kita berlomba dalam ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah swt.

Dalam Al-Qur’an kita menemukan banyak sekali ayat yang mengajak kita untuk beribadah. Bahkan Allah menjadikan ibadah sebagai tujuan diciptakannya manusia dan jin. Sebagaimana dalam firman-Nya,

وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS.Adz-Dzariyat:56)

Akan tetapi perlu kita ingat bahwa semua ibadah akan menjadi sia-sia dan tak bernilai kecuali apabila kita melakukannya dengan ikhlas hanya untuk Allah swt.

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ

“Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).” (QS.Al-Bayyinah:5)

Ibadah tanpa keikhlasan tidak akan pernah sampai kepada Allah swt. Karenanya ibadah puasa adalah salah satu cara untuk kita melatih ikhlas dalam amal perbuatan kita.

Dalam berpuasa kita menahan diri dari makan, minum dan mengikuti syahwat. Disana tidak ada yang memantau atau memandang kita namun kita yakin bahwa Allah selalu memantau setiap hamba-Nya. Sehingga diwaktu ramai atau sendirian kita tidak akan melanggar ketentuan puasa kecuali telah tiba waktunya berbuka.

Ibadah solat bisa dilihat oleh orang lain, namun puasa adalah ibadah yang penuh rahasia antara hamba dengan Allah swt. Karenanya bulan Ramadhan adalah bulan ibadah dan bulan yang paling tepat untuk melatih keikhlasan kita dihadapan Allah swt.

Bila kita berhasil di bulan training ini maka kita akan lebih mudah menata niat di bulan-bulan selanjutnya. Karena kita telah terbiasa melakukan sesuatu hanya untuk Allah swt.

Itulah salah satu rahasia dari pesan Sayyidah Fatimah Az-Zahra dalam salah satu ungkapannya :

“Dan puasa itu Allah wajibkan untuk mengokohkan keikhlasan.”

Mungkin inilah yang dapat kita petik dari Hadist Qudsi yang sangat populer tentang ibadah puasa :

الصَّوْمُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

“Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan (secara langsung).”

Semua amal perbuatan akan diberi balasan oleh Allah swt, namun khusus ibadah puasa memiliki keutamaan dari ibadah-ibadah yang lain. Karena puasa adalah ibadah yang minim dari kesombongan, bangga diri dan riya’. Yang melihat dan yang menyaksikan hanya Allah swt.

Maka jadikan bulan mulia ini adalah bulan perlombaan kita dalam ibadah dan kebaikan. Dan jangan lupa untuk melatih hati dalam keikhlasan hanya untuk Allah swt.

Semoga bermanfaat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 177 pelanggan lain