Bersedekahlah Sebelum Modal Waktumu Habis !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shalih.” (QS.Al-Munafiqun:10)

Ayat ini sedang mengajak kita untuk berinfak sebelum ajal menjemput kita. Namun ayat ini juga memberikan pelajaran-pelajaran dahsyat yang dapat kita petik darinya, yaitu :

1. Ketika Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berinfak, Allah tegaskan bahwa yang diminta untuk di-infakkan adalah sebagian dari “rezeki dari-Ku”, bukan asli milik manusia.

2. Allah gandengkan perintah infak dengan mengingat kematian. Karena ketika ajal datang semua kesempatan telah tertutup dan tidak ada waktu lagi untuk berbuat.

3. Ayat ini juga mengajarkan bahwa kematian itu datang tiba-tiba. Dan ketika sampai waktunya, tidak ada yang bisa lari atau menundanya.

4. Mereka yang telah menghadapi kematian pasti akan menyesal dan berteriak, “Ohh andai aku diberi kesempatan untuk kedua kalinya, pasti aku akan bersedekah dan berinfak dijalan-Nya.”

5. Kisah dalam ayat ini menimbulkan pertanyaan yang menarik, “Mengapa jika mereka diberi kesempatan lagi untuk hidup, mereka ingin memperbanyak infak dan sedekah dan tidak menyebut amal yang lain? Tidak menyebut umrah, haji atau amal sholeh lainnya?”

Jawabannya adalah karena mereka telah melihat langsung di alam sana, betapa besarnya pahala sedekah. Betapa agungnya pahala berbagi kepada orang yang membutuhkan.

6. Akhir ayat ini juga memberi pesan yang indah ketika Allah gandengkan kalimat “Aku ingin bersedekah dan aku ingin menjadi orang yang sholeh..”

Disini Allah ingin menjelaskan kepada kita bahwa salah satu bukti kesalehan seseorang adalah kepeduliannya dalam berinfak dan membantu orang yang membutuhkan.

Secara ringkas ayat ini sedang ingin mengajak kita untuk berinfak sebelum habis modal waktu kita. Jangan sampai kita tenggelam dalam penyesalan karena kurang dalam bersedekah di masa hidup kita.

Ingat tanda kesalehan bukan hanya tampak dari bekas sujudmu, tapi tanda itu juga dinilai dari kepedulianmu terhadap sesamamu.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY