Bahkan Al-Qur’an Mengajarkan Cara Berjalan !

khazanahalquran.com – Harus selalu kita ingat bahwa Islam adalah agama terlengkap yang tidak hanya menjelaskan hal-hal besar. Selain membahas urusan ibadah, ekonomi, sosial maupun politik, agama ini juga membahas urusan-urusan kecil seperti cara makan, cara berjalan, cara tidur dan lain sebagainya.

Segala sisi kehidupan manusia dibahas oleh Islam. Tujuannya agar mereka lebih mudah untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu meraih kesempurnaan.

Kali ini kita akan membahas cara berjalan menurut Al-Qur’an. Kira-kira cara berjalan seperti apa yang diajarkan oleh Allah swt?

1. Sederhanakan diri kita ketika berjalan.

وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ

“Dan sederhanakanlah dalam berjalan..” (QS.Luqman:19)

2. Jangan berjalan dengan congkak.

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا

“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong.” (QS.al-Isra’:37)

3. Berjalan lah dengan rendah hati.

وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati.” (QS.al-Furqan:63)

4. Al-Qur’an begitu mencela cara berjalannya seorang konglomerat bernama Qorun. Ia berjalan dengan menampakkan kekayaan dan kehebatannya. Hingga kisah ini diabadikan kisahnya agar tidak ada dari kita yang menirunya.

فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ ۖ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Maka keluarlah dia (Qarun) kepada kaumnya dengan kemegahannya. Orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata, “Mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan seperti apa yang telah diberikan kepada Karun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS.al-Qashas:79)

Terkadang tindakan sepele menyingkap jati diri seorang manusia. Semua dimensi kehidupan tidak luput dari perhatian Islam. Diriwayatkan bahwa langkah Rasulullah saw cepat namun tidak terburu-buru. Tubuh beliau agak maju ke depan ketika berjalan. Hal ini menunjukkan sikap tawadhu’ Rasul namun tidak bertele-tele. Langkahnya sigap karena tak ingin membuang waktu sia-sia.

Inilah beberapa ayat dan sejarah kehidupan Nabi tentang cara berjalan menurut Islam.

Semoga bermanfaat…

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY