Bagaimana Kehidupan yang Baik Menurut Al-Qur’an?

Bagaimana Kehidupan yang Baik Menurut Al-Qur’an?

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

“Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS.An-Nahl:97)

Dalam Al-Qur’an, “kebaikan” sering disandingkan sebagai sifat dari berbagai hal, antara lain :

Kehidupan yang baik
(حَيَاةً طَيِّبَة)

Keturunan yang baik
(ذُرِّيَّةً طَيِّبَة)

Negeri yang baik
(بَلْدَةً طَيِّبَة)

Dan masih banyak lagi kalimat lain yang disifati dengan “kebaikan”. Namun fokus kita kali ini akan jatuh pada kalimat “kehidupan yang baik”.

Bagaimana sebenarnya kehidupan yang baik menurut Al-Qur’an?

Setiap orang mendambakan kehidupan yang baik. Namun terkadang orang menganggap kehidupan yang baik itu adalah kehidupan yang langgeng dan mulus. Tidak ada cobaan yang berarti dan semua yang kita harapkan bisa terwujud.

Jika arti kehidupan yang baik di kepala kita seperti keterangan diatas, maka bukan di dunia tempatnya. Sekuat apapun manusia, ia tidak bisa lari dari ujian dan cobaan. Sehebat apapun seseorang, ia tidak dapat mewujudkan semua yang ia inginkan tanpa izin Tuhan.

Lalu apa yang dimaksud kehidupan yang baik?

Kehidupan yang baik adalah kehidupan yang menerima ketentuan Allah swt. Kehidupan yang didominasi dengan kerelaan pada ketentuan-Nya.

Problem pasti datang, tapi semua itu ia hadapi dengan penuh ketenangan. Karena ia yakin Allah tidak memberi kecuali yang terbaik dan disetiap masalah pasti akan ada jalan keluar.

Dalam hatinya berbisik, “Mungkin ada dosa yang kuperbuat sehingga mendatangkan masalah dalam hidupku..

Mungkin masalah ini adalah rintangan yang menggugurkan dosaku..”

Setiap orang punya masalah namun masing-masing dari mereka berbeda dalam cara menghadapinya.

Kehidupan yang baik adalah kehidupan yang penuh dengan kerelaan dan rasa syukur. Terkadang kita sengsara bukan karena sedikitnya yang kita miliki tapi karena kita sibuk menghitung kenikmatan yang dimiliki orang lain.

Sayyidina Ali bin Abi tholib as pernah ditanya tentang firman Allah swt diatas.

Beliau pun menjawab, “Kehidupan yang baik dalam ayat ini adalah Qana’ah.”

Artinya merasa cukup dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.

Lalu bagaimana cara mendapatkan kehidupan yang baik?

Ayat ini memberikan dua syarat utama yaitu beriman dan beramal sholeh. Karena Allah swt berjanji bagi siapapun yang beriman dan beramal sholeh, baik laki-laki maupun wanita maka akan diantarkan kepada kehidupan yang baik di dunia ini. Dan kelak akan menyambut keindahan di surga.

Semoga bermanfaat…

Komentar

Comments 2

  1. Anonim says:

    Masya allah❤
    Sllu terinspirasi ktika baca postingan dri khazanah al_qur’an😊

  2. Sheema Musadi says:

    Alhamdulillah. Satu artikel yang baik untuk santapan minda dan kehidupan untuk dibaca. Terima kasih dengan tulisan yang baik ini. Semoga penulisnya dirahmati. Amin YRA..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 143 pelanggan lain