Anjing pun Menjadi Mulia Karena Berteman dengan Ashabul Kahfi

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ

“Sedang anjing mereka menjulurkan kedua lengannya di muka pintu gua.” (QS.al-Kahfi:18

Ayat ini bercerita tentang anjing yang setia menemani Ashabul Kahfi. Coba bayangkan, seekor anjing mendapat kemuliaan dengan di abadikan didalam Al-Qur’an hanya karena berkumpul bersama orang-orang sholeh.

Sungguh berteman dan bergaul dengan orang-orang sholeh secara otomatis menaikkan derajat kita walaupun kita adalah orang yang paling buruk.

Bukankah Rasulullah saw bersabda,

‎أَسْعَدُ النَّاسِ مَنْ خَالَطَ كِرَامَ النَّاسِ

“Manusia paling bahagia adalah yang bergaul dengan manusia mulia.”

‎اَلْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُم مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang bergantung dengan agama sahabatnya, maka perhatikanlah dengan siapa ia bergaul.”

Sayyidina Ali bin Abi tholib juga berpesan,

‎ ِصُحْبَةُ الْأَخْيَارِ تَكْسِبُ الْخَيْر كَالرِّيْحِ إِذَا مَرَّتْ بِالطِّيْب حَمَلَتْ طِيْباً

“Berteman dengan orang-orang baik akan membawa kebaikan. Seperti angin apabila melewati wewangian ia akan membawa serta harum wanginya.”

خَيْرُ الْإِخْتِيَارِ صُحْبَةُ الأَخْيَارِ

“Sebaik-baik pilihan adalah berteman dengan orang-orang baik.”

Karena itu perhatikan baik-baik dengan siapa kita berteman. Jangan mudah untuk bersahabat dengan setiap orang karena sahabat sangat berpengaruh dalam kehidupan dunia dan kehidupan spiritual kita.

Semoga bermanfaat….

Komentar

LEAVE A REPLY