Al-Qur’an Jalan Menuju Kesempurnaan

Al-Qur’an Jalan Menuju Kesempurnaan

khazanahalquran.com – Al-Qur’an selalu menjelaskan bahwa nasib akhir manusia sangat bergantung dengan amal perbuatannya. Akhir yang bahagia atau akhir yang sengsara ditentukan oleh sepak terjang dan tingkah laku mereka di dunia.

Kali ini kita akan menyebutkan beberapa poin penting yang perlu kita renungkan berkenaan dengan hal ini :

(1) Semua usaha manusia tidak akan menguap sia-sia. Setiap perbuatan akan memberikan hasil yang akan dirasakan kelak.

فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُ – وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُ

“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS.Az-Zalzalah:7-8)

*Ingatlah bahwa setiap perbuatanmu akan memberikan efek dan hasil. Dan semua hasilnya akan kembali kepadamu !*

(2) Efek dari perbuatanmu pertama kali akan berimbas kepadamu sebelum kepada yang lain.

إِنۡ أَحۡسَنتُمۡ أَحۡسَنتُمۡ لِأَنفُسِكُمۡۖ وَإِنۡ أَسَأۡتُمۡ فَلَهَا

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” (QS.Al-Isra’:7)

هَلۡ تُجۡزَوۡنَ إِلَّا بِمَا كُنتُمۡ تَكۡسِبُونَ

“Kamu tidak diberi balasan, melainkan (sesuai) dengan apa yang telah kamu lakukan.” (QS.Yunus:52)

Balasan yang dimaksud dalam ayat ini adalah efek dari amal perbuatan itu sendiri, atau bisa juga yang dimaksud adalah kumpulan dari buah perbuatan kita.

(3) Keberhasilan dan kesuksesan tidak akan diraih tanpa usaha dan upaya keras dengan tekad yang sungguh-sungguh.

وَٱفۡعَلُواْ ٱلۡخَيۡرَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ

“Dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.” (QS.Al-Hajj:77)

Karena kesuksesan hanya akan dimiliki oleh seseorang yang berjuang dan beramal.

(4) Tidak ada sebab lain bagi kesuksesan dan kebahagiaan kecuali dengan usaha dari diri sendiri. Perbuatan orang lain tidak akan berarti banyak bagi kesuksesan kita.

مَّنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِنَفۡسِهِۦۖ وَمَنۡ أَسَآءَ فَعَلَيۡهَا

“Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri.” (QS.Fushilat:46)

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٞ وِزۡرَ أُخۡرَىٰۗ

“Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain.” (QS.Al-Isra’:15)

Dari semua ayat diatas Al-Qur’an ingin menyadarkan kita bahwa tidak ada jalan untuk meraih kesempurnaan, kebahagiaan dan kesuksesan kecuali dengan kerja keras dan beramal.

وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ –
وَأَنَّ سَعۡيَهُۥ سَوۡفَ يُرَىٰ

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).” (QS.An-Najm:39)

Upaya orang lain tidak bisa merubah nasibmu bila engkau tidak bertekad untuk bekerja.

Memang yang paling menentukan adalah amalmu, tapi bukan berarti syafaat ataupun pemberian rahmat dan ampunan Allah swt tidak memiliki andil apa-apa. Semuanya memiliki bagiannya masing-masing.

Semoga bermanfaat..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berlangganan ke Website via Email

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan artikel di website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 170 pelanggan lain