Tiga Hikmah Berharga dari Satu Ayat Al-Kahfi

khazanahalquran.com – Siapa yang tak kenal Ashabul Kahfi?

Rombongan pemuda yang mengasingkan diri dari kehidupan mereka yang nyaman menuju sebuah gua yang tak berisi apa-apa, demi menyelamatkan agama dan keyakinan mereka.

Namun kita tidak akan membahas kisah ashabul kahfi secara detail. Karena kali ini kita akan mengupas pelajaran dari satu ayat yang amat menarik dari Surat Al-Kahfi.

Allah swt berfirman,

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَاهُمْ لِيَتَسَاءَلُوا بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۚ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَىٰ طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

Dan demikianlah Kami bangunkan mereka, agar di antara mereka saling bertanya. Salah seorang di antara mereka berkata, “Sudah berapa lama kamu berada (di sini)?” Mereka menjawab, “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari.” Berkata (yang lain lagi), “Tuhanmu lebih mengetahui berapa lama kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, dan bawalah sebagian makanan itu untukmu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan jangan sekali-kali menceritakan halmu kepada siapa pun. (QS.Al-Kahfi:19)

Dari ayat ini akan kita tarik 3 pelajaran berharga,

1. Memperhatikan halal haram dalam kondisi apapun.

Dalam kondisi-kondisi tertentu kita sering mengabaikan syariat Allah dengan bermacam alasan. Namun perhatikan apa yang dikatakan oleh salah seorang dari Ashabul Kahfi ini,

“Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik…”

Yakni dalam kondisi sesulit ini, mereka tetap memperhatikan urusan makanan yang baik dan halal. Kepekaan ini muncul karena ketakwaan telah meresap dan menjadi karakter dalam hati mereka.

2. Sikap lemah lembut adalah kunci segala masalah.

Dalam salah satu pesan bagi salah seorang ashabul kahfi yang hendak turun ke pasar, tercantum kalimat,

“…Dan hendaklah dia berlaku lemah lembut…”

Seakan ingin memberi pesan bahwa jangan sampai sikap kita memprovokasi orang lain untuk melawan agama, kelompok atau komunitas kita. Jangan sampai perbuatan kita memancing orang lain untuk menyakiti saudara-saudara kita. Maka sikap lemah lembut adalah pilihan yang utama.

3. Terkadang Keputusan Terbaik adalah Diam.

Pesan terakhir dalam ayat ini adalah,

“..Dan jangan sekali-kali menceritakan halmu kepada siapa pun.”

Sungguh pelajaran yang sangat berharga, bahwa sering kali keputusan terbaik adalah diam dan menyimpan rahasia. Jangan mudah menceritakan rahasia kepada orang lain, karena kita tidak pernah tau apa dibalik hati seseorang.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY