Khazanahalquran.com – Allah adalah Tuhan yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Rahmat-Nya meliputi segala sesuatu. Ampunan-Nya mendahului Amarah-Nya. Bahkan dalam urusan pahala dan sanksi, Dia memberikannya dengan cara yang berbeda. Bagaimana perbedaan pahala dan siksaan Allah swt?

Kita akan mengambil contoh dari Surat An-Naba’, Allah berfirman,

Sanksi dari Allah selalu sebanding dengan perbuatan manusia.

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَاداً -٢١- لِلْطَّاغِينَ مَآباً -٢٢- لَابِثِينَ فِيهَا أَحْقَاباً -٢٣- لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْداً وَلَا شَرَاباً -٢٤- إِلَّا حَمِيماً وَغَسَّاقاً -٢٥- جَزَاء وِفَاقاً -٢٦-

 “Sungguh, (neraka) Jahannam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka), menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas. Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama, mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal.” (An-Naba’ 31-36)

 

Pahala dari Allah jauh lebih besar dari amal manusia.

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازاً -٣١- حَدَائِقَ وَأَعْنَاباً -٣٢- وَكَوَاعِبَ أَتْرَاباً -٣٣- وَكَأْساً دِهَاقاً -٣٤- لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْواً وَلَا كِذَّاباً -٣٥- جَزَاء مِّن رَّبِّكَ عَطَاء حِسَاباً -٣٦-

 Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan gadis-gadis yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta. Sebagai balasan dan pemberian yang banyak dari Tuhan-mu.” (An-Naba’ 31-36)

 

Coba perhatikan, ketika berbicara tentang sanksi, Allah mengakhirinya dengan kalimat:

جَزَاء وِفَاقاً -٢٦-

Sebagai pembalasan yang setimpal.” (An-Naba’ 26)

 

Sementara itu, ketika berbicara tentang pahala, Allah mengakhirinya dengan kalimat:

جَزَاء مِّن رَّبِّكَ عَطَاء حِسَاباً -٣٦

“Sebagai balasan dan pemberian yang banyak dari Tuhan-mu.” (An-Naba’ 36)

 

Sungguh merugi seorang yang masih mendapat siksaan padahal pintu ampunan-Nya selalu terbuka. Hanyalah penyesalan yang akan didapat oleh mereka yang menyia-nyiakan waktunya, sementara Allah selalu melipatgandakan pahala kebaikannya.

Komentar

LEAVE A REPLY