Khazanahalquran.com – Sering kita sebutkan bahwa ada suatu hukum yang berjalan di alam ini yang disebut dengan sunnatullah. Yaitu hukum alam yang pasti terjadi sesuai dengan ketentuan-Nya. Seperti hukum api yang membakar, air yang mengalir dan lain sebagainya.

Salah satu sunnatullah yang akan kita bahas hari ini adalah terpisahnya yang busuk dengan yang baik. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

لِيَمِيزَ اللهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْض فَيَرْكُمَهُ جَمِيعاً فَيَجْعَلَهُ في جَهَنَّمَ أُوْلَئِكَ هُمُ الأخسرون

“Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS.al-Anfal:37)

Sunnatullah ini akan senantiasa terjadi. Pada waktunya nanti akan tersingkap siapa yang ikhlas dan yang tidak ikhlas. Akan terbongkar siapa yang benar-benar suci dan siapa yang hanya menggunakan topeng kesucian. Akan terbuka siapa yang benar-benar berjuang dan siapa yang hanya berdusta. Yang baik dan yang buruk akan terpisah dengan sendirinya.

Sebaik apapun manusia menutupi kebusukan, suatu saat aromanya akan tercium juga. Tidak ada keburukan yang tertutup rapi selamanya. Yang baik akan tampak dan yang buruk akan terbongkar.

Kemudian Allah menutup ayat ini dengan firman-Nya, “Mereka itulah orang-orang yang merugi.”

Para pelaku keburukan pada akhirnya akan mengalami kerugian yang dahsyat. Di dunia segala keburukannya akan terbongkar sementara siksa Allah telah menanti di alam akhirat sana.

Semoga kita termasuk orang-orang yang berada dijalan kebaikan.

Komentar

LEAVE A REPLY