Khazanahalquran.com – Dalam seri tafsir ayat kursi, sampailah kita pada penggalan ayat,

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

“Dia Mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka.”

 

Mungkin kita akan bertanya, apa yang dimaksud bahwa Allah Mengetahui yang didepan dan dibelakang mereka?

Kata “mereka” dalam ayat ini bisa kembali kepada pemberi syafaat yang diizinkan oleh Allah (pada penggalan ayat sebelumnya), atau bisa juga kata “mereka” yang dimaksud adalah seluruh makhluk secara umum.

Adapun kalimat “Dia Mengetahui apa yang di hadapan dan apa yang di belakang mereka” memiliki beberapa makna, yaitu :

1. Allah Mengetahui ilmu yang sebelumnya dan setelahnya. Yakni ilmu di alam dunia maupun di akhirat.

2. Allah Mengetahui ilmu yang dhohir (tampak) dan yang batin (ghoib atau tidak dapat dilihat).

3. Allah Mengetahui ilmu yang telah terjadi dan yang akan terjadi.

 

Lalu apa hubungannya syafaat dengan Ilmu Allah? Mengapa setelah membicarakan syafaat lalu digandengkan dengan membicarakan Ilmu-Nya?

Ada dua hal yang perlu kita cermati,

Pertama, Allah Memberikan izin dan wewenang untuk memberi syafaat di Hari Kiamat kepada orang-orang yang benar-benar dikenal dan diketahui oleh-Nya. Allah Memberikannya kepada mereka yang benar-benar layak mendapatkan mandat ini.

Kedua, yang mendapat syafaat adalah orang-orang yang layak dan diketahui oleh-Nya. Karena semua ilmu itu ada pada Allah swt.

Mengapa hal ini menjadi penting? Karena selama di dunia, kita hanya dapat menilai seseorang dari sisi dhohirnya saja. Sementara Allah Mengetahui dengan pasti bagaimana wajah sebenarnya dari setiap manusia. Sehingga syafaat itu tidak akan salah alamat dan akan sampai kepada mereka yang benar-benar layak mendapatkannya.

فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

“Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia Mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS.an-Najm:32)

Simak kelanjutan seri tafsir ayat kursi pekan depan. Semoga bermanfaat !

Komentar

LEAVE A REPLY