Khazanahalquran.com – Manusia memang makhluk yang unik. Sesekali Al-Qur’an memuji kemuliaan mereka setinggi-tingginya, dan di ayat yang lain juga mengomentari keburukan dan kehinaan manusia. Salah satunya dalam ayat berikut ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللّهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِينَ لاَ يَعْقِلُونَ

Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti.(QS.al-Anfal:22)

Dalam ayat ini, manusia yang menutup mata dan telinga dari kebenaran disebut sebagai seburuk-buruk makhluk yang melata di muka bumi. Ya, ketika manusia menyia-nyiakan bantuan dari Allah berupa akal dan pengetahuan, maka ia akan terjatuh ke suatu kondisi yang menjadikannya lebih buruk dan lebih sesat dari binatang sekalipun.

Seorang yang tidak menggunakan petunjuk dan ilmu pengetahuan yang telah disediakan oleh Allah, maka ia akan memanfaatkan seluruh kemampuan yang ia miliki untuk keburukan. Tak heran jika kita sering terkejut melihat perilaku manusia yang begitu kejam dan sadis, bahkan binatang buas pun enggan melakukan hal itu.

Semua berawal dari kebodohan. Seperti yang terjadi di zaman kita ini, ketika banyak manusia yang jauh dari Allah bahkan amat jauh dari rasa kemanusiaan itu sendiri.

Mari kita lawan kebodohan, maka akan tercipta generasi yang cinta damai dan lebih memiliki rasa kemanusiaan.

 

Komentar

LEAVE A REPLY