Khazanahalquran.com – Penyebab utama kehancuran seseorang adalah karena dia lupa bahwa dunia bukanlah tempat tinggal yang sebenarnya. Ia menghabiskan waktunya untuk kehidupan yang amat singkat, sementara ia tak memperdulikan nasib di rumah abadinya kelak.

Allah swt Berfirman,

فَمَا أُوتِيتُم مِّن شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا عِندَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَى لِلَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepada kalian, maka itu adalah kesenangan hidup di dunia. Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (QS.asy-Syura:36)

 

Dan pelajaran yang dapat kita petik dari ayat ini adalah :

1. Sesungguhnya apa yang kita miliki sebenarnya bukan milik kita, semua itu adalah wujud pemberian dari kasih sayang Allah swt. “Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepada kalian.”

2. Semua yang kita miliki sebenarnya tidak memiliki nilai sama sekali, bahkan semua yang ada di alam dunia ini tidaklah berharga. Semua itu hanyalah kesenangan dunia yang sementara. “Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepada kalian, maka itu adalah kesenangan hidup di dunia.”

3, Allah adalah Pemilik dunia dan akhirat, namun dalam ayat ini Allah hanya menyandingkan kenikmatan akhirat dengan nama-Nya. “Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal.”

4. Apapun yang dikorbankan seorang mukmin di dunia ini akan diganti oleh Allah swt dengan sesuatu yang jauh lebih baik di akhirat. “Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal.”

5. Kenikmatan dunia diberikan kepada seluruh manusia. Tak memandang ia baik atau buruk, juga tak melihat beriman atau kafir. “Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepada kalian.”

6. Sementara kenikmatan akhirat hanya dikhususkan untuk orang-orang yang beriman dan bertawakkal. “bagi orang-orang yang beriman.”

7. Kenikmatan dunia akan sirna dengan cepat sementara kenikmatan akhirat selalu kekal dan abadi. “Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal.”

8. Tawakal adalah sifat yang tidak pernah terpisah dari seorang mukmin. “dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.”

Waktumu singkat, umurmu pendek. Hiduplah dengan seimbang, jalani kehidupan dunia dan persiapkan kehidupan akhirat. Semoga kita termasuk orang-orang yang menyiapkan diri.

Komentar

LEAVE A REPLY