Mencari Nafkah adalah Perjuangan di Jalan-Nya !

Khazanahalquran.com – Mencari nafkah memiliki posisi yang tinggi di mata Islam. Begitu besar pahala yang ditawarkan bagi mereka yang mencari nafkah demi memenuhi kewajiban dan melakukan hal-hal yang diridhoi-Nya.

Dalam sebuah ayat, Allah menggandengkan orang-orang yang berjuang dalam mencari nafkah dengan mereka yang berjihad dijalan-Nya. Allah berfirman,

عَلِمَ أَنْ سَيَكُونُ مِنْكُمْ مَرْضَىٰ ۙوَآخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي الْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِنْ فَضْلِ الَّهِ ۙوَآخَرُونَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi yang berperang di jalan Allah.” (QS.al-Muzammil:20)

Kisah dibawah ini akan mengajarkan kepada kita bagaimana Rasulullah saw menjelaskan kedudukan orang-orang yang mencari nafkah di mata Allah swt.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw sedang duduk bersama para sahabatnya. Kemudian mereka melihat seorang pemuda yang sehat dan kuat pergi bekerja di pagi-pagi buta.

Kemudian salah seorang dari mereka berkomentar, “Alangkah celakanya ia, andai ia menggunakan masa muda dan kekuatannya di jalan Allah.”

Rasulullah saw menegurnya, “Jangan berkata demikian, sesungguhnya jika dia bekerja untuk dirinya demi mencukupi kebutuhannya agar tidak merepotkan orang lain, maka ia sedang berada di jalan Allah. Jika dia bekerja untuk kedua orang tuanya yang lemah atau keturunannya untuk mencukupi mereka maka ia berada di jalan Allah. Dan apabila ia bekerja untuk menyombongkan diri dan memperbanyak harta maka ia sedang berada di jalan setan.”

Sumber : Al-Qashas At-Tarbawiyah.

Komentar

LEAVE A REPLY