Khazanahalquran.com – Siapapun yang mengaku sebagai pengikut dan pecinta Al-Qur’an harus menyesuaikan pola pikirnya dengan pola Qur’ani.

Salah satu kesalahan pola pikir yang menjebak banyak orang adalah “hubungan antara kebenaran dan mayoritas”. Sebagian orang ngotot mengaku paling benar karena kelompoknya adalah mayoritas.

“Hargai keyakinan mayoritas!” teriak mereka. Tapi ketika berkaitan dengan hak minoritas, mereka seakan tutup mata.

Mayoritas belum tentu benar dan kebenaran belum tentu dianut oleh mayoritas. Bahkan ayat-ayat Al-Qur’an sering menjelaskan bahwa jumlah pengikut kebenaran itu sedikit.

Mari kita simak ayat berikut ini,

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” (QS.al-An’am:116)

Maka jangan pernah melihat kekuatan atau jumlah pengikut suatu kelompok, tapi lihatlah bagaimana ia bersikap. Sesuaikah dengan pola Al-Qur’an dan ajaran suci nabi?

Semoga kita dibimbing oleh Allah menuju kebenaran yang sejati.

Komentar

LEAVE A REPLY